Gempa di Banten Level MMI III, Tidak Berpotensi Tsunami

Serang (28/07/2019), Satubanten.com – Gempa dengan Magnitudo 5,2 kembali mengguncang daerah Banten. Menurut keterangan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) gempa yang terjadi sekitar pukul 21.25 WIB tersebut berpusat di 52 km Arah Bayah. Titik pusat gempa berasa di 10 Km dan tidak berpotensi Tsunami.

Menurut penuturan Dayu, salah seorang pegawai di Kota Cilegon, goncangan sempat terasa hingga daerah Cilegon. Namun getaran kecil tersebut berlangsung dalam tempo yang hanya sebentar dan terasa samar-samar. Saat dihubungi oleh Satubanten, keluarganya yang berada di Bayah juga merasakan getaran tersebut namun tidak menyebabkan kerusakan.

“Tadi si di sini (Cilegon) kerasa juga kayak ada goyang dikit. Awalnya ngga tahu beneran ada gempa atau nggak. Terus rame di wa itu, ternyata di rumah (Bayah) juga ada gempa. Tapi ya cuma goyang dikit dan bentar aja, ngga sampe rusak gitu,” tuturnya.

BACA JUGA : Gempa Berkekuatan 5.2SR Terjadi di Selatan Banten

Menurut keterangan dari BMKG sendiri, gempa dengan Magnitudo 5,2 tersebut dirasakan(MMI) berbeda pada beberapa daerah yakni di Pelabuhan Ratu III, Sukabumi Selatan III ,Depok II-III, Serang II, Munjul II. Artinya bahwa getaran gempa tersebut terasa oleh orang di dalam rumah, namun tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan. Getarannya terasa seperti getaran saat truk besar lewat di dekat rumah.

Terkait adanya gempa tersebut masyarakat melalui akun twitter BMKG, meminta untuk dapat memetakan potensi gempa yang kemumngkina terjadi di Selat Sunda. Namun demikian BMKG dengan jujur mengakui bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan mengingat teknologi yang belum memadai untuk memprediksi terjadinya gempa.

“Selama 3 Hari ini saya diminta banyak pihak untuk membuat klarifikasi terkait potensi gempa di Selatan Jawa. Jawaban saya adalah bahwa kita harus jujur mengakui dan menerima kenyataan bahwa wilayah kita memang rawan gempa dan tsunami,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...