Gema Petani dan Popmasepi Gelar Dialog Tani Milenial

Sukabumi (10/09/2019) SatuBanten. News – Gerakan Mahasiswa Pemuda Tani Indonesia (GEMA PETANI) dan Dewan Pimpinan Wilayah II Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian Indonesia (DPW II POPMASEPI) menggelar Dialog Tani Milenial dengan tema “Inovasi dan Investasi bidang pertanian di era pertanian 4.0” di Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Jawa Barat.

Kegiatan ini di hadiri oleh ratusan pemuda dari berbagai kampus yang ada di Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, dan Kalimantan Barat serta beberapa kelompok tani dari Sukabumi juga turut hadir.

Dialog Tani Milenial ini di pandu oleh Suroyo Ketua Harian Pemuda Tani Indonesia dan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Alfi Irfan (CEO Agrisocio), Hadiyan Nur S (CEO Kios Agro) dan Novita dari Bank Indonesia.

Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen untuk mengenalkan kepada kaum muda bahwa kondisi pertanian saat ini masih di dominasi oleh petani yang berumur 40 tahun ke atas. Sehingga regenerasi petani harus dilakukan agar kaum muda bisa terlibat secara aktif dalam dunia pertanian.

Suroyo menyampaikan bahwa “Pertanian pada era industri 4.0 bukanlah pertanian yang dibayangkan oleh banyak orang. Namun pertanian era 4.0 merupakan pertanian yang mampu merubah tatanan perekonomian, memangkas rantai pemasaran yang sangat panjang sehingga petani memiliki daya tawar yang tinggi”.

Arip Ketua DPW II Popmasepi yang juga mahasiswa Agribisnis Untirta menegaskan bahwa “Generasi muda merupakan harapan bangsa sehingga harus melakukan perubahan di sektor pertanian dengan begitu keberlanjutan pertanian Indonesia semakin membaik”

“Saya memiliki keyakinan melalu Dialog Tani Milenial ini akan banyak generasi muda yang tadinya pesimis terhadap dunia pertanian menjadi generasi yang optimis”. tutup arip (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...