Gelora Revolusi Mudik Dalam Forum Merdeka (FMB) 9

Satubanten (12/6) Merak – Mudik di masa lalu merupakan kenangan yang dipenuhi dengan adegan macet berjam-jam. Perjalanan yang biasanya bisa ditempuh dengan hanya 8 hingga 9 jam bisa molor menjadi 16 hingga 24 jam karena macet. Fenomena Brexit menjadi kenangan pahit yang menghiasi perjalanan mudik antara tahun 2016 hingga 2017.

Namun cerita mudik semacam ini diprediksi tidak akan terulang dalam prosesi mudik tahun ini. Pasalnya perjalanan Jakarta – Semarang yang biasanya dalam arus mudik bisa memakan waktu hingga 12 jam kini dapat ditempuh dengan hanya 5,5 jam saja. Hal ini diutarakan Deputi 1 Kepala Staf Kepresidenan, Dharmawan Prasodjo.

“Ini luar biasa, testimoni mengalir, mereka pada kaget semua, serasa bukan hidup di Indonesia. Ini merupakan suatu Revolusi Mudik yang luar biasa, tolong dicatat itu,” tuturnya.

Baca Juga : H-3 Merak Masih Lengang, Puncak Mudik Diperkirakan Tengah Malam

Pernyataan tersebut disampaikan kepada jajaran media dalam acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9 pada Selasa (12/6) siang, di Kantor ASDP Merak. Dalam forum tersebut hadir pula Kompes Pol Hermansyah (Kepala Biro Operasi Polda Banten), Ira Puspadewi (Dirut ASDP), Erry Widiastono (GM Marketing Operation Region III Pertamina) dan Syafrin Liputo (Kasubit Angkutan Orang, Kementrian Perhubungan).

Revolusi Mudik menunjukkan adanya kadar kelancaran dalam arus mudik selama lebaran 2018 yang secara umum lebih baik dibandingan taun 2017. Hal ini tentu tidak lepas dari hasil kerja keras pemerintah dan instansi terkait dalam mengawal arus mudik dan arus balik 2018. Program pengawalan mudik dengan tema “Mudik Guyub Aman dan Nyaman” ini terbukti lancar salah satunya dengan semangat Rovolusi Mental.

“Pemerintah sangat serius dalam mempersiapkan seluruh saran dan prasarana maupun berbagai layanan kepada masyarakat. Tidak dapat disangkal bahwa dengan adanya prasarana khusunya jalan tol yang kini dapat dilalui para pemudik, ini juga membuat pemudik lebih aman dan nyaman,” kata Niken  Widiastuti selaku Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementrian Komunikasi dan Informasi (Dirjen IKP Kemkominfo).

Baca Juga : Dirjen IKP: Tenda Publik Kemkominfo Berikan Layanan Informasi untuk Masyarakat Pemudik

Revolusi Mudik juga tidak hanya berbentuk lancarnya arus mudik, tapi juga didukung dengan rekayasa lalu lintas oleh jajaran Polres dan Polda. Seperti yang disampaikan Kombes Pol Hermansyah bahwa untuk mendukung kelnacaran mudik, sebanyak 2866 personil dikerahkan untuk mengamankan mudik. Khusus untuk pelabuhan Merak diprioritaskan dengan mengalokasikan sebanyak 500 personil. Pengamanan juga dilakukan dengan menugaskan 2 personil Polisi Air disetiap kapal yang menyeberang. (IBC/SBS32)

You might also like
Comments
Loading...