FIM Banten Tingkatkan Minat Literasi Dengan Workshop Kepenulisan

Serang (5/11/2018), Satubanten.com – Untuk menumbuhkan ketertarikan dan semangat literasi, Forum Indonesia Muda (FIM) Regional Banten mengadakan Bedah Buku dan Workshop Kepenulisan, Minggu (4/11). Acara yang diselenggarakan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Prov. Banten ini diikuti oleh pemuda baik umum dan Mahasiswa di seluruh Banten.

Gita Rizki Hastari dan Daru Pamungkas didapuk menjadi pengisi dalam acara tersebut. Gita yang juga alumni FIM 20 merupakan mantan penerima Beasiswa Vokasi Menulis Kemendikbud ke Singapore. Sedangkan Daru sendiri adalah penulis sekaligus Relawan Rumah Dunia. Menurut Gita selaku ketua pelaksana Workrshop tersebut, generasi muda sudah seharusnya produktif salah satunya dalam hal menulis.

“Kita sebagai generasi muda harus terus produktif, salah satunya yaitu membuat sebuah karya dalam bentuk tulisan. Ada banyak sekali cara kita untuk berkonrtibusi pada bangsa ini namun jangan sampai kita diam saja dan tidak peduli pada orang di sekitar kita,” tutur Gita.

Dengan tulisan, menurut Gita, luapan perasaan seorang penulis dapat tersampaikan kepada orang lain. Begitu juga dengan gagasan dan ide yang penulis yakini untuk kebaikan kehidupan. Dalam sejarah, tulisan juga telah terbukti mengambil peran yang sangat vital dalam mengubah wajah sejarah.

“Dengan tulisan kita bisa menyampaikan sebuah pesan hasil dari luapan sebuah perasaan, dengan tulisan kita bisa berbagi yaitu semangat  menginspirasi, dengan tulisan kita bisa berbagi ilmu meskipun belum pernah bertemu,” imbuhnya.

Sebelum sesi workshop kepenulisan, para peserta diajak untuk membedah buku dengan judul “Nantikanku di Batas Waktu” karya Gita Rizki Hastari. Setelah mempunyai gambaran dari bedah buku dan workshop kepenulisan, peserta diajak untuk belajar membuat sendiri sinopsis cerpen. Sinopsis yang telah dibuat, kemudian dibacakan dan dikometari oleh pemateri.

Menulis sinopsis cerpen ini merupakan langkah awal untuk membangkitkan potensi dan semangat menulis hal lain baik novel maupun bentuk tulisan-tulisan lainnya. Gita berharap setelah mengikuti acara tersebut, peserta dapat mendapatkan inspirasi dan motivasi yang kuat untuk terus menulis dan memajukan literasi remaja Indonesia.

“Melalui kegiatan bedah buku dan workshop kepenulisan ini, kami berharap para remaja ataupun komunitas-komunitas lain mendapatkan inspirasi untuk menulis,” pungkasnya. (IBC/SBS32/rls)

You might also like
Comments
Loading...