Erna Yuliawati : Bank Sampah Minyak Jelantah

Serang, (15/09/2018) Satubanten.com – Siapa yang Tak kenal dengan minyak Jelantah, minyak bekas yang digunakan untuk menggoreng berbagai menu masakan. Terkadang minyak jelantah masih dianggap biasa saja, bahkan masih banyak masyarakat yang mengkonsumsinya meski sudah berwarna hitam. Padahal akibatnya bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker, jantung dan kolesterol.

Dengan hal tersebut, akhirnya Erna Yuliawati selaku Ketua PKBM Permadani (Perempuan Maju dan Mandiri) bersama rekannya mencoba untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.

“Disadari atau tidak, minyak jelantah adalah limbah yang berbahaya untuk tubuh jika dikonsumsi dan berdampak buruk juga terhadap lingkungan.  Makanya Kami mencoba beriktiyar dengan mengolah minyak jelantah menjadi Pembersih Lantai yang dinamai PEL MIJAN,” jelasnya.

Berbagai edukasi terus mereka lakukan kepada masyarakat dengan tujuan sebagai berikut:
1. sosialisasi tentang bahaya miljan ke masyarakat
2. Menjaga lingkungan agar tidak semakin tercemari oleh limbah minyak jelantah
3. Memberikan pilihan hidup sehat
4. Mengembangkan karya sendiri dan siapapun bisa belajar membuatnya (syarat dan ketentuan berlaku)..
5. Pemberdayaan ekonomi masyarakat,  siapapun bisa terlibat dan merasakan manfaat financial ekonominya.
6. Memperbanyak duta lingkungan,  paling tidak untuk sekitarnya.

Nah, untuk lebih meningkatkan kesadaran tentang minyak jelantah ini, selain mengolahnya menjadi pel Mijan, Permadani pun berupaya membuat program Bank sampah minyak jelantah dan biodiesel kerjasama dengan Apjeti (Asosiasi Pengumpul Jelantah untuk Energi Baru Terbarukan Indonesia) Jakarta.

Program ini bertujuan untuk membuat masyarakat semakin tergerak dan mau mengumpulkan minyak jelantahnya.  Bahkan dari limbah tersebut bisa menjadi tabungannya dengan dihargai setiap 1 kilo gram Rp.1500, dan khususnya untuk para warga desa yang masih menggunakan minyak jelantah.

“Yuk mulai sekarang gak usah bingung mau dikemanain minyak jelantahnya? Atau mau juga buat bank sampah di sekitarnya, silahkan langsung kontak kami, di kantor Permadani Serang yang berada di Taman Widya Asri Ciracas,” ujar Erna. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...