Empat Olahraga Hemat, Singkat, Solusi Berat Badan Meningkat

Pas puasa berat badan turun sampai 3 kilo. Setelah lebaran malah naek jadi 9 kilo. Sungguh nyata peribahasa, besar pasak daripada tiang. 

Tidak sedikit kok yang begitu. Fenomena naiknya berat badan usai lebaran memang dialami oleh orang-rang, kok. Bukan kamu saja yang mengalami tragedi semacam itu. Konon itu memang salah satu makna filosofis kenapa hari Ied (Fitri/Adha) disebut sebagai ‘Lebaran’ ya karena setiap habis perayaan Hari Ied tubuh kita jadi tambah lebar (Lebar-an).

Fenomena ini sempat diteliti oleh salah satu perusahaan nutrisi Global, yakni Herbalife Nutrition. Perusahaan ini menyelenggrakan Holiday Eating Survey pada April 2019 lalu. Ada lebih dari 5.500 dari 11 negara Asia Pasifik yang ikut dalam survey tersebut antara lain Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Ada sekitar 500 orang responden yang berasal dari Indonesia, dan saat disurvey hasilnya cukup mengejutkan. Delapan dari sepuluh orang Indonesia (83%) cenderung lebih banyak mengkonsumsi makanan saat Ramadhan dan Iedul Fitri. Fakta lain yang mengejutkan adalah, rata-rata berat badan meningkat 6 kilogram usai lebaran. Jumlah kenaikan berart badan ini merupakan yang tertinggi lho, dibandingkan dengan perayaan lain seperti perayaan Depavali, Natal dan Tahun Baru.

Kenap sih Kita pas lebaran seneng banget makan?

Jadi menurut survey tersebut, mayoritas (62%) kita terdorong untuk makan karena memamng makanan yang tersedia enak-enak. Dorongan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga juga menjadi alasan uatama (56%). Selain itu dorongan dari kebiasaan keluarga, adat istiadat, sopan santun juga menjadi faktor penentu (53%).

Survey tersebut juga mengungkan bahwa kenaikan berat badan tidak cuma disebabkan oleh konsumsi makanan berlebih. Akibat dari sikap fokus untuk menghabiskan waktu bersama keluarga menyebabkan minimnya waktu untuk melakukan olahraga di saat libur lebaran (47%). Olahraga yang biasanya rutin juga ,ulai bolong-bolong atau bahkan tidak terlanksana sama sekali.

Agar berat badan kembali normal, tentu perlu trik tersendiri. Bagi kamu yang super protektif sama berat badan, tidak perlu terlalu stres dan langsung menerapkan diet ketat. Cukup dengan olahraga ringan dan teratur untuk menjaga badan tetap bahagia. Apa saja pilihan olahraga yang bisa dilakukan?

1. Bersepeda Santai.

Bersepeda di pagi atau sore hari bisa menjadi pilihan olahraga yang santai sekaligus bisa menjadi hiburan. Selain udara yang sehat, kita bisa bersepeda ke taman-taman kota atau ke tetangga dekat rumah. Meski tidak secara langsung, saat bersepeda badan kita bergerak secara penuh dan ini efektif untuk membakar kalori tubuh. Olahraga ini juga tidak membutuhkan waktu khusus, dan bisa dilakukan 3 hingga 4 kali dalam seminggu.

2. Joging

Beberapa orang melihat joging sebagai oalhraga khusus, padahal sebenarnya joging bisa dilakukan kapanpun. Saat kita memilih untuk menggunakan tangga dibandingkan lift, ini juga sudah termasuk joging ringan. Dalam sekali kerja, jika kita menggunakan tangga 2 hingga 3 kali bolak balik bisa membakar lemak yang cukup besar. Biasanya karena kesibukan kerja, aktifitas ini menjadi tidak terasa capeknya dibandingkan saat kita melangkan waktu khusus untuk joging. Bagi kamu yang memilih waktu khusus untuk joging juga tidak masalah, misalnya pada sabtu atau minggu pagi saat libur kerja.

3. Aerobik

Olahraga lain yang hemat dan singkat adalah aerobik. Saat pagi hari sebelum kerja sambil memasak sambil mendengarkan lagu yang cukup ngebit juga bisa dikategorikan aerobik. Beberapa klub aerobik di komplek perumahan juga bisa dimanfaatkan supaya saat melakukan aerobik lebih semangat.

4. Berenang

Olahraga yang cukup santai dan asik selanjutnya yaitu berenang. Meski terlihat kurang berkeringat seperti olahraga lainnya, berenang justeru terbukti dapat membakar lemak dalam jumlah yang besar. Pasalnya saat berenang, otot dan tubuh kita bergerak aktif. Selain itu pernafasan kita juga terasah saat berenang. Jadi meskipun santai, sebenarnya berenang seperti gabungan antara olahraga fisik dan aerobik. Yang harus jadi catatan penting adalah, saat berenang tubuh harus benar-benar berenang. Berenang dan hanya berendam dalam kolam renang tentu akan menghasilkan efek yang berbeda.

Olahraga ini meskipun santai tapi efektif untuk mengurangi berat badan. Tentu harus diimbangi dengan konsumsi buah dan sayur yang cukup agar metabolisme tubuh bisa tetap terjaga dengan baik. Selain itu, istirahat cukup juga perlu dijaga untuk memelihara tubuh agar tidak kaget setelah libur panjang lalu kembali beraktifitas. Jangan sampai berniat mengejar deadline pekerjaan, malah berdampak buruk pada kesehatan.

You might also like
Comments
Loading...