Empat Hari Menghilang, Warga Sawarna Ditemukan di Bukit Pedes

Sawarna (30/11/2019), Satubanten.com – Seorang pria bernama Jumyati (25) yang dikabarkan menghilang, sejak Selasa siang, akhirnya ditemukan di Hutan Bukit Pedes, Kampung Karang Nebeng, Desa Sawarna Timur, Kecamatan Bayah. Jumyati ditemukan Sabtu (30/11) pagi pukul 06.00 WIB  dalam keadaan lemas dan terduduk di atas batu di hutan Bukit Pedes.

Jumyati pada hari Selasa siang diketahui menuju perkebunan ayahnya di sekitar Bukit Gedog dan bukit Pedes. Usai makan siang bersama ayahnya di kebun sekitar pukul 11.00 WIB, Jumyati pamit hendak mencari Petai Cina. Di tengah jalan, sekitar jam tiga sore Jumyati diketahui bertemu dan papasan dengan seorang kawannya. Namun hingga petang, Jumyati tidak kunjung pulang.

“Awalnya dikira tidur di rumah bapak angkatnya. Soalnya biasa juga gitu, suka tidur di rumah dan kadang tidur di rumah bapak angkatnya, ganti-gantian gitu. Pas sudah tiga hari nggak pulang ditanya kesana, ternyata disana juga nggak ada. Baru orang-orang pada geger itu, Jumyati hilang,” kata A. Erwin Komara Dukma, Ketua Sawarna Search and Rescue.

BACA JUGA : Pemuda Warga Sawarna, Sudah Empat Hari Hilang dari Rumah

Sejak Jum’at (29/11) tim gabungan yang terdiri dari masyarakat, tim Sawarna Search and Rescue, dan Basarnas Banten melakukan pencarian di sekitar tempat terakhir Jumyati terlihat. Akhirnya, Jumyati diketemukan oleh adiknya dalam keadaan terduduk di atas batu, lemas dan kebingungan. Jumyati mengaku tidak bisa pulang karena tersesat.

“Itu pas ketemu ya lagi duduk di atas batu, lemas dan bingung. Katanya enggak bisa pulang, padahal umurnya sudah tua. Kalau kata orang mah ketelimbeng,” imbuh Erwin.

Tim Gabungan terdiri dari Wraga Sawarna Timur, Sawarna Search and Rescue, dan Basarnas Banten (Foto : Erwin)

Beruntung Jumyati masih bisa bertahan selama empat hari menghilang dan kemungkinan tidak makan. Meski dalam kondisi lemas, kondisi fisik Jumyati tetap sehat. Warga dan keluarga turut bersyukur atas ditemukannya kembali Jumyati.

“Kalu kondisinya, sehat. cuma karna empat hari enggak makan jadi lemas. Tapi secara fisik kondisi sehat dan tidak mengalami luka-luka apapun,” pungkas Erwin. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...