Efek Penutupan Sementara Umroh, Jamaah Asal Banten Gagal Berangkat

Serang, (28/2/2020) Satubanten.com  – Pemerintah Arab Saudi membuat keputusan untuk menutup sementara kunjungan turis dari luar negaranya termasuk jemaah umrah dari Indonesia.

Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

Dampaknya, para calon jamaah umroh yang sudah memiliki jadwal keberangkatan dalam waktu dekat pun terpaksa harus ditunda.

Seperti yang dialami Heri (45), bersama keluarganya yang sedianya akan berangkat Jum’at (28/2)  menggunakan pesawat Saudi Arabia SV832. Ia batal berangkat bersama 135 orang lainya.

“Kami harusnya berangkat besok , koper juga sudah dikumpulin di Travel.  Namun,  jam 12 siang saya dapat info Saudi menutup kedatangan jamaah umroh, ” ujar  Heri kepada Satubanten.com, Kamis (27/2).

Heri menambahkan,  travel agent PT RSA yang mengurus keberangkatannya  bertindak cepat dengan mengeluarkan pemberitahuan lewat surat resmi penundaan keberangkatan.

” Alhamdulillah,  travel cepat menginformasikan kepada Jamaahnya,” imbuhnya.

Meskipun ditunda keberangkatannya, Heri tidak akan membatalkan rencana untuk beribadah umroh sampai ada informasi lanjutan.  Untuk itu Ia berharap agar pemerintah pusat segera melobi kerajaan Arab Saudi agar pelarangan terhadap kedatangan jamaah umroh segera dicabut.

“Saya berharap pemerintah Indonesia, Presiden Jokowi untuk segera melobi raja Arab. Karena Indonesia bebas corona,” harapnya.

Sementara itu, agent umroh yang lain mengungkapkan hal yang sama. Jamaah travelnya yang mau berangkat tanggal 3 maret 2020 terpakasa dicancel.

“Kasihan, tiket sudah tercetak semua dan harus batal berangkat. Kita nunggu info lanjutan, semoga segera ada jalan keluar secepatnya,” ujar Asnawi, Manager Bilad Tour. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...