Dulu Tambang Emas, Antam Cikotok Sekarang Jadi Tempat Wisata

Satubanten.com – Tambang emas Cikotok merupakan tambang emas pertama Indonesia yang sudah beroperasi sejak era kolonial Belanda dan dilanjutkan oleh penjajah Jepang hingga beralih tangan ke Pemerintah Indonesia.

Sejarah awalnya, penambangan emas di Cikotok dilakukan oleh perusahaan Belanda pada 1936, tetapi berhenti pada 1939, saat pecah Perang Dunia II. Kemudian, kegiatan penambangan kembali dilanjutkan ketika Jepang 1942 saat menduduki Indonesia.

Setelah Indonesia merdeka, tambang emas Cikotok berada di bawah pengawasan Jawatan Pertambangan Republik Indonesia hingga berubah status menjadi Perusahaan Negara pada 1960. Kemudian, pada 5 Juli 1968, tambang emas Cikotok dimerjer bersama enam perusahaan tambang lainnya dan menjadi cikal bakal PT Antam (Persero) Tbk (Antam).

Hingga tahun 2008, Antam mengakhiri kegiatan penambangannya dan juga menyelesaikan kewajiban pasca tambang pada 2015 lalu. Saat ini fasilitas eks-tambang emas yaitu Shaft Derrick, sebuah lubang bukaan vertikal sedalam 110 meter yang dibangun pada 1940 dijadikan sebagai tempat wisata Taman Derek,  gedung perkantoran sudah digunakan menjadi bangunan sekolah yaitu, SMKN 1 Cibeber, serta Klinik Antam yang menjadi Puskesmas.

Bagi wisatawan, mengunjungi Taman Derek merupakan pengalaman tersendiri, disana kita dapat melihat lubang tambang serta alat-alat berat yang dahulu digunakan untuk menggangkut batuan tambang secara vertikal dari dalam bumi.

Shaft Derrick, fasilitas eks-tambang emas Cikotok yang kini menjadi Taman Derek. (foto : yusef)
Gedung perkantoran Antam kini menjadi SMKN 1 Cibeber. (foto : yusef)

 

Selain itu tempat ini juga menjadi wisata sejarah yang sangat menarik untuk dipelajari, seperti keberadaan gereja St. Josef yang padahal mayoritas penduduk Cikotok adalah muslim. Juga dekat dengan cikotok ada Tugu Romusha di Bayah, yaitu tugu yang dibangun oleh Iljas Husein atau dikenal sebagai Tan Malaka sebagai bentuk penghargaan pejuangan romusha.

Selain Cikotok, kita juga bisa berkunjung ke kebun Teh organik Cikuya, yang juga dekat dengan fasilitas eks-tambang emas atau melanjutkan kunjungan ke kawasan Budaya Cisungsang.

Baca juga :  Kisah Pertambangan Emas di Tanah Banten

Gereja St. Josef. (foto: yusef)
Tugu Romusha. (foto ; yusef)
You might also like
Comments
Loading...