Dua Pelajar Terseret Ombak Pantai Ciantir Sawarna, Satu Orang Dinyatakan Hilang

Sawarna, satubanten.com- Sejumlah pelajar dilaporkan hilang terseret ombak saat sedang berenang di Pantai Ciantir, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten pada Selasa (25/05) sekira pukul 13.00 WIB.

Korban diketahui bernama Nanda (14) dan Unun (14), pelajar kelas delapan asal SMPN 1 Cilograng. Dalam peristiwa tersebut, Unun dapat diselamatkan, sedangkan Nanda hilang akibat tenggelam terbawa arus ombak.

Kapolsek Bayah AKP R. Ampri, membenarkan, bahwa telah terjadi laka laut di kawasan Pantai Sawarna. Setelah mendapatkan informasi ada yang hilang terseret ombak, pihaknya langsung bergegas ke area pantai untuk melakukan penyisiran di TKP. “Saya bersama anggota melakukan pencarian korban Nanda (14), warga Kampung Cibunar, Desa Cilograng yang dinyatakan hilang di sepadan pantai Sawarna. Namun hingga larut malam, pencarian belum membuahkan hasil,” terangnya.

Ketua Balawista Sawarna, Rendi mengatakan tim Balawista selalu mengingatkan para pengunjung yang mau mandi agar tidak mandi di lokasi arus dan tidak berenang terlalu jauh, sekira pukul 12.00 WIB sejumlah pelajar SMP dari Cilograng berkunjung ke Sawarna menuju Pantai Ciantir. Rombongan terdiri dari 9 orang, sampai kepantai mereka langsung menuju lokasi area pantai Ciantir tepatnya ke areal Genteng (Ciroyom).

Menurut Erwin, mantan Kades Sawarna, menerangkan bahwa sampai saat ini koban belum ditemukan, “Iya, korban belum ditemukan, sampai malam ini (25/050 Basarnas, Balawista, Beserta, aparat desa dan warga masyarakat Desa Cilograng ( asal korban ) masih melakukan pencarian menyisir pantai. Korban yang belum ditemukan bernama Nanda umur 14 tahun Siswa SMP Cilograng warga Kampung Cibunar, Desa Cilograng Lebak Banten.” terang Erwin kepada wartawan Satu Banten News.

Masih dari Erwin, pihaknya menambahkan agar selalu jaga keselamatan saat berwisata, “Para wisatawan selalu berhati hati untuk tidak berenang dalam kondisi gelombang laut sedang besar , dan harus mentaati himbauan dari petugas penjaga pantai hal ini demi keselamatan wisatawan” ujar Erwin. (sbs05)

You might also like
Comments
Loading...