Drama Penyenderaan Sydney Berakhir, 2 Tewas 4 Luka-luka

Sydney (16/12/2014), SatuBanten – Dua sandera akhirnya harus meregang nyawa dan empat lainnya mengalami luka-luka dalam drama penyanderaan di Lindt Cafe di Martin Place, Sydney, Australia.

Dikutip dari ibtimes.co.uk, drama penyanderaan berakhir, setelah polisi menyerbu kafe. Komisaris Polisi New South Wales (NSW) Andrew Scipione mengatakan penyerbuan dilakukan karena polisi khawatir Haron Monis mulai mengeksekusi sandera satu per satu.

Man Haron Monis, panyandera yang berprofesi sebagai penyembuh spiritual dengan banyak kasus pelecehan seksual terhadap pasiennya, juga tewas. Satu polisi tertembak di bagian muka, tapi dalam kondisi stabil.

“Ada sejumlah tembakan. Itulah yang membuat kami menyerbu masuk,” ujar Scipione.

Lebih lanjut Scipione tidak menyebut apakah korban dibunuh sang dukun cabul atau terkena peluru saat terjadi baku tembak. Ia hanya berkeras tindakan polisi telah banyak menyelamatkan sandera.

“Polisi telah menyelamatkan banyak nyawa. Mempertaruhkan nyawa untuk hidup orang lain adalah tindakan terhormat,” ujarnya.

Ia juga mengatakan polisi menghadapi krisis. Penyelidikian atas peristiwa ini baru saja dimulai. Ia juga mengatakan semua orang harus merenungkan keberanian sandera, yang selama 16 jam berada di ruangan dan ketakutan.  (Ahmad/BBS/B01)

You might also like
Comments
Loading...