DKC Gemparkan Masyarakat Dengan Festival Geger Cilegon

Cilegon (04.08/2019), Satubanten.com – Dewan Kesenian Cilegon (DKC) sukses menyelenggarakan Festival Geger Cilegon, Sabtu (04/08) di Alun-alun Kota Cilegon. Menurut Ahdi Zukhruf Amri selaku Ketua Umum DKC, Festival ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Kota Cilegon.

“Kalau untuk festival Geger Cilegon ini yang pertama kita lakukan. Ide awalnya tercetus waktu kita adakan acara Ngopi. Jadi dari Ngopi 1, Ngopi 2, Ngopi 3 dan akhirnya jadilah acara Festival Geger Cilegon dengan beberapa rangkaian acara,” kata Ahdi.

Acara Festival Geger Cilegon sendiri terdiri dari 3 rangkaian yakni Seminar Kebudayaan dan Kongres Seniman yang keduanya diselenggarakan di gedung DPRD Kota Cilegon. Serta acara ketiga yakni perform art berbagai macam seni, yang diselenggarakan di Alun-alun Kota Cilegon.
BACA JUGA :

Acara perform Art sengaja dilakukan di Alun-alun sebagai bentuk hiburan kepada masyarakat. Waktu pelaksanaannya pas di malam Minggu. Dan hasilnya, walaupun pertunjukan dalam Festival Geger Cilegon ini baru dilakukan pertama kali, tapi antusias masyarakat sangat baik. Terbukti dari banyaknya penonton pertunjukan di Alun-alun tersebut.

“Untuk acara sampai saat ini sukses apalagi di saat seminar, kita targetkan kita 100 tapi ternyata yang hadir sampai 140. Kemudian dari kongres, itu kita undang 30 dan yang hadir ada 27, untuk pertunjukan juga bagus karena mereka secara sadar punya keinginan tampil tanpa embel-embel apapun,” imbuhnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Ipul, selaku Ketua Pelaksan Festival Geger Cilegon. Meski waktu persiapan dan pendanaan yang cukup minim, tapi dia menilai festival kali ini sukses.

“Kemarin memang waktunya mepet persiapanpersiapan, itu sekitar sebulan lebih 12 hari. Cuma ya akhirnya kita bagi tugas, masing-masing panitia pegang acara apa, pegang sanggar mana,  sehingga bisa jalan semuanya. Kalau dilihat dari sumber daya, ya bisa dibilang cukup sukses karena biasa kita seminar hanya 50an orang, sekarang bisa tembus 120 sampai 140 orang,” kata Ipul.

Kondisi sanggar yang memang sudah siap tampil menurut Ipul menjadi faktor penting dalam suksesnya acara perform art. Meski ada kendala dirinya merasa puas karena sampai acara puncak masyarakat membludak menyaksikan pertunjukan.

“Meski ada kendala ya kita tetap jalan, santai dan alhamdulillah masyarakat antusias menonton bahkan sampai acara puncakpun masyarakat tumpah ruah. Jadi walaupun pertama, sepertinya ada kesan tersendiri,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut acara Festival Geger Cilegon ini, Ahdi mengatakan bahwa kegiatan DKC selanjutnya akan fokus pada pemberdayaan komunitas-komunitas seni dan riset kebudayaan, khususnya di Kota Cilegon.

“Kami mohon do’anya karena kita bergerak untuk seni budaya tanpa adanya unsur politik segala macam,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...