Dishub Kota Serang Buat Enam Lokasi Zona Selamat Sekolah (Zoss)

Serang (31/7/2019) Satubanten.com –  Banyaknya lokasi sekolah yang berada di pinggir jalan membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang  membuat jalur perlintasan jalan bagi anak-anak sekolah yang dinamakan Zona Selamat Sekolah (Zoss).

Kepala Dishub Kota Serang Maman Luthfi mengatakan,  pihaknya telah mengerjakan empat lokasi Zoss yang masuk dalam wilayah Kota Serang.  Kemudian, pada anggaran APBD perubahan  ditahun ini mengajukan kembali dua lokasi Zoss.  Sehingga total yang akan dibuat sebanyak enam lokasi sekolah.

“Kami sudah membuat perlintasan jalan bagi anak sekolah atau Zoss. Yang sudah kami kerjakan itu ada empat lokasi, kemudian dianggaran perubahan ditambah lagi dua, jadi totalnya ada enam. Awalnya dari provinsi dialokasikan kepada kota dan kabupaten lain, akhirnya saya meminta. Karena kan status Kota Serang ini sebagai Ibukota Provinsi Banten,” ujarnya, Rabu (31/7).

Namun,  berbeda dengan yang dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kota Serang Indra Kurniawan.  Ia mengatakan, Zoss yang baru dilakukan pengecatan di Jalan Yusuf Martadilaga (Yumaga), Taktakan, dan Curug itu adalah pekerjaan dari Dishub Provinsi Banten.

“Yang di cat oleh kami itu baru satu lokasi, tepatnya di Jalan Ki Mas Jong depan SD L. Selebihnya sekarang ini sedang di cat oleh Dishub Provinsi. Tapi memang wilayahnya berada di jalan kewenangan provinsi, ada empat lokasi. Jadi, untuk tahun ini di Kota Serang baru satu lokasi saja,” tuturnya.

Ada juga, kata Indra, pihaknya telah mengusulkan melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) ke pusat untuk pengecatan Zoss yang berada di jalan kewenangan Dishub Kota Serang sebanyak lima lokasi. Namun, usulan itu pun untuk tahun depan, bukan di tahun ini.

Lima lokasi tersebut berada di Jalan Bhayangkara depan SDN 21 Kota Serang. Kemudian, Jalan Ciwaru depan SDN Pancamarga Kota Serang, Jalan Sepang di depan SDN Sepang Kota Serang, Jalan Abdul Latief depan SDN Rau Kota Serang, dan Jalan Kitapa di depan SDN 9 Kota Serang.

“Itu usulannya sudah kami sampaikan dilengkapi dengan data teknis ke pusat melalui DAK bidang keselamatan transportasi tahun 2020. Dasar pemilihan lokasi tersebut karena intensitas volume kendaraan yang melintas di daerah itu cukup tinggi,” jelasnya. (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...