Diragukan Tim TKN, Kuasa Hukum Paslon 02 Kirimkan 5 Truk Bukti Kecurangan

Jakarta (17/06/2019), Satubanten.com – Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mengajukan 12 truk bukti gugatan Pilpres 2019. Tim Kampanye Nasional (TKN) Paslon 01 sempat meragukan pernyataan tersebut. Raja Juli Antoni salah satu anggota TKN bukan hanya meragukan, tapi juga menuding bahwa sejak awal BPN suka berbohong.

“Tim hukum 02 mengklaim memiliki bukti sebanyak 12 truk. Melihat cara kampanye Prabowo-Sandi dan tim sejak awal yang suka berbohong, saya tidak percaya bahwa mereka benar-benar punya bukti autentik yang memiliki substansi hukum untuk dibawa ke persidangan,” ujar Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf, Raja Juli Antoni, kepada wartawan, Senin (17/6).

Untuk menampik anggapan tersebut Tim Kuasa Hukum Prabowo Sandi, Bambang Widjojanto (BW) mengatakan telah megirim 5 truk bukti gugatan yang dijanjikan. Sisanya sejumlah 7 truk lagi akan dikirimkan menyusul. Langkah ini dilakukan untuk efisiensi pemilahan barang bukti yang dikirimkan.

“Kan kami menjanjikan akan mengirimkan barang bukti, nah ini. Prosesnya lagi di sini. Ini kan bergelombang. Karena keterbatasan mobilisasi, kan tidak bisa 12 truk terus-terusan. Hari ini berarti hampir empat truk. Satu truk lagi di jalan. Tapi karena tutup jam 5 jadi kita putuskan untuk tidak dikirim sekarang. Besok pagi lagi,” ujar Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (17/6).

BW berharap melalui pengiriman bertahap ini, nantinya seluruh bukti sudah bisa dihadirkan di MK saat sidang lanjutan dilangsungkan. Dari seluruh total 12 truk bukti tersebut, BW mengatakan bahwa tidak semuanya berisi C1. Barang bukti tersebut juga berisi data forensik dan rekaman yang dikirimkan oleh masyarakat dari seluruh oenjuru Indonesia. Nantinya seluruh bukti ini akan terdiri dari bukti video, keterangan tertulis, keterangan saksi, dan permohonan.

“Karena besok deadline hari terakhir sebelum pemeriksaan saksi, kalau kita berharap, bukti sudah bisa kita kirimkan semua. Mungkin sekitar 7 truk lagi. Mungkin besok pagi, setelah itu mungkin akan bergelombang sepanjang hari. Karena kita kan jumlahnya efisien. Kita mungkin juga akan bagi tugas. Konsolidasi saksi kan juga harus dilakukan. Karena hari Rabu sudah pemeriksaan saksi,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...