Dinkop Provinsi Banten Gelar Seminar Strategi Koperasi Memasuki Era Digital Dalam Memajukan Kemandirian Ekonomi Rakyat

Serang, (06/11/2018) Satubanten.com – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop) Provinsi Banten adakan seminar Isu isu strategis pengembangan UMKM dengan tema “Strategi Koperasi Memasuki Era Digital Dalam Memajukan Kemandirian Ekonomi Rakyat” di Hotel Wisata Baru Jl. Maulana Yusuf No. 16, Kota Serang, (06/11).

Menurut UU no 25/1992, Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau Badan Hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Kekuasaan di koperasi bukan ditentukan oleh jumlah modal di koperasi, malainkan satu orang satu suara (one man, one vote) dalam pengambilan keputusan. Tujuannya pun terbagi menjadi dua, yakni secara khusus yang meliputi kesejahteraan anggota koperasi, dan secara umum untuk masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh DR. H. Tabrani, MPD selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten. Dia juga menyebutkan jumlah koperasi yang ada di Banten. “Dari total koperasi yang ada sebanyak 5,585. Sedangkan yang aktif ada sekitar 4,312, dan yang tidak aktif sebanyak 1,273. Menurut data dan catatan, pada akhir tahun 2017 telah dibubarkan sebanyak 1,381,” ujarnya.

Tabrani juga memaparkan secara rinci jumlah koperasi beserta anggota koperasi se Provinsi Banten.

Dengan rincian, Kota Serang jumlah koperasi 324, koperasi yang aktif 277, dan yang tidak aktif 47. Kabupaten Serang jumlah koperasi 660, koperasi yang aktif 457, dan yang tidak aktif 203. Kabupaten Pandeglang jumlah koperasi 550, koperasi yang aktif 440, dan yang tidak aktif 110. Kabupaten Tangerang jumlah koperasi 1,188, koperasi yang aktif 934, dan yang tidak aktif 254. Kota Tangerang jumlah koperasi 778, koperasi yang aktif 662, dan yang tidak aktif 116. Kabupaten Lebak jumlah koperasi 839, koperasi yang aktif 757, dan yang tidak aktif 82. Kota Cilegon jumlah koperasi 541, koperasi yang aktif 403, dan yang tidak aktif 138. Kota Tangsel jumlah koperasi 531, koperasi aktif 234, dan yang tidak aktif 297. Terakhir Provinsi Banten jumlah koperasi 174, koperasi yang aktif 148, dan tidak aktif 26.

Sementara jumlah anggota, manajer dan karyawan koperasi sebanyak 1.184.653. Yang terbagi, diantaranya manager koperasi sebanyak 687 orang, dan karyawan koperasi sebanyak 1.183.966 orang, jadi total seluruhnya adalah 1.184.653 orang. Sumber berdasarkan data keragaman dinas koperasi dan UMKM kab/kota se Provinsi Banten akhir Desember 2018.

Sedangkan Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian KUMKM Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Christina Agustin menyampaikan jika kegiatan ini bertujuan untuk mencari semua masalah yang muncul di lingkungan masyarakat, terutama di Provinsi Banten.

“Kebetulan di Provinsi Banten ini mereka lebih meminta untuk lebih mengedepankan kepada bagaimana strategi koperasi memasuki era digital dan dalam memajukan kemandirian ekonomi rakyat, mereka ingin dengan era sekarang bisa lebih menggalakkan koperasi,”  ujarnya. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...