Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang Gelar Lomba Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman

Pandeglang, (18/07/2019)- Satubanten.com- Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang menggelar Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (LCM B2SA) Berbasis pangan lokal tingkat Kabupaten Pandeglang Tahun 2019, di Hotel Rizki’s, Kamis (18/7).

LCM B2SA itu sendiri mengangkat kriteria lomba display paket lengkap makan siang, dan display produk olahan pangan lokal komersial berupa kudapan atau snack yang memiliki nilai komersial.

Dalam kesempatan tersebut Kabid Konsumi dan Penganekaragaman Pangan Tanti Yulianti mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mendukung percepatan penganekaragaman konsumsi pangan di Kabupaten Pandeglang, “Juga sebagai salah satu upaya untuk mengangkat potensi pangan lokal yang ada di Pandeglang supaya memiliki nilai tambah dan bergerak kearah komersial, serta terciptanya menu-menu kreatif B2SA pangan lokal dari masing-masing Kecamatan sesuai dengan potensi kearifan lokal yang berkembang.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 120 orang dari OPD terkait, TP PKK Kabupaten, TP PKK Kecamatan, dan Pelaku Usaha Pangan Lokal.”, ungkapnya.

Masih kata Tanti, bahwa saat ini kondisi pola konsumsi pangan di masyarakat terutama untuk bahan pokok penghasil energi atau karbohidrat masih di dominasi oleh nasi atau mie yang terbuat dari bahan terigu, “Apabila dibiarkan secara terus menerus tentu akan berdampak kurang baik terhadap kesehatan, apalagi jika asupan gizi yang tidak seimbang. Padahal beras dan terigu ini sangat banyak penggantinya dan ini tersedia di Pandeglang, seperti umbi-umbian, singkong, sukun, irut, gayong, kumbili, gadung, jagung dan lain-lain.” ungkapnya.

Lebih lanjut tanti menyampaikan, maraknya makanan cepat saji dan modern menurunkan minat generasi sekarang terhadap makanan lokal yang menyehatkan, bahkan kadang-kadang masyarakat kita terutama anak-anak jika di sajikan makanan berbahan pangan lokal tidak sedikit dari mereka menyebutnya dengan makanan kuno, “kami berupaya dari berbagai pihak untuk selalu mendukung gebyarnya promosi konsumsi B2SA berbasis pangan lokal kepada masyarakat, dengan potensi yang sangat besar ini kita harus terlebih dahulu meningkatkan pangan lokal kita dengan wilayah lain.” (Sbs/011/Rls)

You might also like
Comments
Loading...