Di Bangkalan, Aktivis Anti Korupsi Ditembak Orang Tak Dikenal

Madura, SatuBanten- Seorang aktivis anti-korupsi di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, ditembak orang tak dikenal saat membuka pagar rumah yang terletak di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Kota, Bangkalan, Selasa (20/1/15) sekira pukul 01.30 WIB.

Akibatnya, korban bernama Mathur Husairi mengalami luka parah pada bagian pinggang sebelah kanan.

Kini, Direktur LSM CIDE tersebut berada di RSUD dr Soetomo, Surabaya, untuk menjalani operasi. Sebab, kondisi korban sangat parah setelah sebelumnya sempat dilarikan ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan.

Kasus penembakan sendiri berawal ketika korban melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat. Setelah selesai, korban pulang dengan menaiki mobil Avanza bernomor polisi M 307 HA warna Abu-Abu metalik sendirian. Ketika sampai di depan rumahnya, aktivis yang getol menyoroti kasus korupsi di Bangkalan ini turun dari mobil dan membuka pagar.

Namun, ketika membuka pagar tiba-tiba ada orang tak dikenal mendekat dengan menaiki sepeda motor berboncengan. Lalu orang tersebut menembak korban dan pelurunya mengenai pinggang tembus pangreas serta paru. Korban sempat melakukan perlawanan pada pelaku, tapi karena terlalu banyak mengeluarkan darah akhirnya korban tersungkur.

Keluarga yang mendengar suara letusan pistol langsung keluar rumah. Rupanya korban sudah ditemukan bersimbah darah di depan rumah yang berjarak sekira 20 meter. Selanjutnya keluarga membawa korban ke RSUD Syamrabu untuk diselamatkan jiwanya. Tetapi, karena kondisi korban parah, pihak rumah sakit tidak sanggup.

“Kemudian paman Matur dibawa ke RSUD dr Soetomo, Surabaya. Setiba disana langsung dilakukan operasi karena kondisinya sudah kritis. Kami berharap semoga paman segera sembuh,” terang keponakan korban, Rofii, saat dikonfirmasi via ponsel.

Terpisah, Wakapolres Bangkalan, Kompol Yanuar Herlambang, membenarkan adanya peristiwa penembakan yang menimpa salah seorang aktivis. Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut untuk mengungkap siapa pelaku.

“Betul dini hari tadi ada penembakan yang menimpa pada Matur,” terang Herlambang. (Sumber: Ist)

You might also like
Comments
Loading...