Demi Keselamatan, Seluruh Sopir Bus Terminal Pekalongan Jalani Tes Narkoba

Pekalongan (13/06/2019), Satubanten.com- Ratusan Sopir Bus di Terminal Pekalongan menjalani tes urine Narkoba dan Alkohol, Kamis (13/6). Program cek kondisi ini merupakan yang kedua paska lebaran.

Tes ini bertujuan untuk memastikan kondisi pengemudi atau Sopir Bus saat hendak membawa penumpang ke berbagai kota. Menurut Iptu Bambang selaku KBO Narkoba Polres Kota Pekalongan, tes semacam ini merupakan program tahunan yang hanya dilakukan di Terminal Pekalongan.

“Kalau pemeriksaan semacam ini merupakan program rutin setiap momen mudik lebaran. Ini yang kedua, setelah lebaran. Yang pertama kemarin tanggal 8,” tuturnya.

Hingga saat ini sebanyak 138 telah melaksakan tes Narkoba dan Alkohol. Dari jumlah tersebut, belum ditemukan adanya sopir yang terindikasi menggunakan Narkoba. Namun demikian, proses pengecekan akan terus berlangsung hingga malam hari.

“Program ini merupakan kerja sama antara Polres Kota Pekalongan, BNN Kota Pekalongan, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan,  juga ada dari Humas Polri. Kita juga kerja sama dengan pihak terminal Kota Pekalongan,” imbuh Iptu Bambang.

Menurut Iptu Bambang, Sopir Bus yang kedapatan terindikasi memakai Narkoba atau Alkohol akan diperiksa lebih lanjut. Jika didapati bukti penguat, yang bersangkutan akan diproses lebih lanjut baik oleh BNN maupun KBO Narkoba Polres Kota Pekalongan.

Sementara itu, Marno salah seorang Sopir Bus jurusan Pekalongan – Merak mengakui tidak keberatan dengan adanya tes tersebut. Menurutnya tes semacam ini penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

“Untung ada tes begini, soalnya di jalan kan siapa yang tahu. Kalau kondisi sopir ngga fit, terus nggak ketahuan, abis itu kejadian kenapa-napa di jalan kan malah membahayakan penumpang,” tuturnya.

Marno justeru menyayangkan jika tes semacam ini hanya dilakukan di Terminal Pekalongan. Menurut Marno program semacam ini akan sangat bagus kalau dilakukan di semua terminal di berbagai kota.

“Kalau saya dapetnya sih cuma disini. Kalau di Meraknya kayaknya nggak ada. Kan sayang, harusnya di Merak juga ada tuh tes begini. Biar yang jalan lintas Sumatra juga bisa di cek.  Biar aman dan nyaman juga kan penumpangnya,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...