DED Kolam Renang Di Stadion Sudah Siap, Disparpora Harap Bisa di Anggarkan Tahun 2021

Serang  (30/7/2019) Satubanten.com – Rencana pembangunan kolam renang  bertaraf  Nasional di kawasan Stadion Maulana Yusuf (MY) yang sempat dikatakan oleh Wali Kota Serang beberapa waktu lalu, ternyata sudah memiliki Detail Engineering Design (DED) sejak tahun sebelumnya.

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang M Derajat menjelaskan, sebenarnya pembuatan kolam renang tersebut sudah lama direncanakan. Bahkan, DED-nya pun telah lama dibuat. Namun, karena keterbatasan anggaran pada saat itu, pemerintah menundanya.  “DED-nya juga sudah ada, tinggal anggarannya saja,”  ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/7).

Ia menjelaskan, rencana pembangunan kolam renang tersebut sejak pemerintahan sebelumnya. Namun, masih membutuhkan beberapa proses, seperti kajian dan perencaanaan anggaran, serta persetujuan sejumlah pihak. Karena kolam yang akan dibuat harus sesuai dengan standar nasional.

“Oh itu sudah lama. Rencana pembuatannya itu sejak pemerintahan sebelumnya. Tapi kan masih ada beberapa proses dan tahapan. Kemudian ada kajiannya juga, dan harus menentukan lokasi yang tepat. Sehingga tidak mengganggu tempat lainnya,” ujarnya.

Dalam DED, ia mengatakan, nantinya kolam renang akan dibangun di tanah kosong tepat disamping stadion mini. Akan tetapi pihaknya juga masih mencari lokasi yang tepat, agar tidak mengganggu sarana olahraga lainnya. “Kami juga harus melihat lokasinya, agar tidak mengganggu jalan dan sarana prasarana olahraga lainnya,” ucapnya.

Kepala Disparpora Kota Serang Akhmad Zubaidillah dalam tanggapanya mengenai rencana pembuatan Kolam renang tersebut mengatakan, apabila tidak bisa terlaksana di tahun 2020, pihaknya akan mengajukan di tahun 2021. Karena sangat tidak memungkinkan untuk membangun kolam renang di tahun yang sama sekaligus dengan pelaksanaan Popda. Bahkan ia telah meminta perhelatan Popda diundur satu bulan, mengingat rehabilitasi kawasan stadion baru dimulai Maret 2020.

“Itu kan membutuhkan waktu cukul lama juga, dan anggaran yang lumayan. Itu bisa miliaran buat satu kolam renang berstandar nasional. Jadi, kan di tahun 2020 ini tidak bisa, mungkin saja di tahun 2021 itu bisa dianggarkan. Nanti kami akan coba lagi mengajukan. Popda saja kan kami undur, yang seharusnya Juni, ini jadinya Juli. Karena belum kami rehab, dan mulai rehab itu sekitar Maret,” jelasnya. (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...