Dapat Kunjungan Dari DPRD Kalimantan Utara, Dewan Provinsi Banten Sebut Refocusing Dana 30 M Salah Satu Kunci Tangani Pandemi

SERANG, Satubanten.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menerima kunjungan kerja dari DPRD Kalimantan Utara, Senin, (06/07).  Dalam kesempatan tersebut Sekretaris DPRD Provinsi Banten, Drs. E. A Deni Hermawan, M.Si ditemani oleh Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Sub Bagian (Kasubag) DPRD Provinsi Banten serta Sekretaris Dinas Sosial.

Agenda kegiatan DPRD Provinsi Kalimantan Utara tersebut telah ditetapkan pada masa persidangan II Tahun 2020, yakni gabungan Komisi DPRD Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Banten sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Norhayati Andris selaku Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, membuka percakapan dengan bahasan mengenai koordinasi terkait penanganan Covid-19 di Provinsi Banten dan Pemerintahan Provinsi Banten.

“Bagaimana kebijakan dari DPRD Provinsi Banten ini dalam penanggulangan covid-19 dan bagiamana DPRD Provinsi Banten terlibay untuk masyarakat langsung dalam menanggulangi Covid-19 ini ?,” tanya Norhati Andris.

BACA JUGA : Ikut Turun Langsung, Ketua DPRD Banten Bagikan Sembako Bersama Polda

Menjawab pertanyaan tersebut, Sekretaris DPRD Banten Deni Hermawan menjelaskan bahwa sejak dideklarasikannya Covid-19 sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di Provinsi Banten oleh Gubernur Banten Wahidin Halim pada bulan Maret lalu, segala aktivitas di Provinsi Banten tak terkecuali di DPRD Provinsi Banten terkonsentrasi untuk mengatasi permasalahan Covid-19.

Hal ini dilakukan mengingat 4 dari 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten memasuki zona merah. Daerah yang menjadi Zona Merah meliputi Tangerang Raya dan Kabupaten Serang. Oleh karena itu menurut Deni kegiatan di DPRD Provinsi Banten berdasarkan keputusan pimpinan dengan mengundang perwakilan frasksi membatasi kegiatan secara tatap muka dan dilakukan dengan cara virtual.

“Ada kegiatan yang suka tidak suka menjadi central untuk mengatasi pandemi ini dan kami sendiri memiliki anggaran kurang lebih Rp30 miliar untuk refocusing Covid-19 di Provinsi Banten,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...