Cilegon Solid Community Kompak Berbagi Untuk Peduli

Cilegon (20/07/2019), Satubanten.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga, Cilegon Solid Community membagikan paket makan siang untuk masyarakat Kota Cilegon, Jum’at (19/07). Kegiatan dilakukan selepas Sholat Jum’at di 3 titik yakni di sekitar Land Mark Cilegon, Sekitar Bonakarta dan Perempatan PCI / Lingkar Selatan.

Paket makan siang tersebut diberikan kepada pengemis dan peminta-minta yang marak dijumpai baik di lampu merah maupun di sepanjang trotoar jalan. Selain itu, tukang sapu dan tukang becak juga menjadi sasaran distribusi. Manurut Dede selaku ketua pelaksana, kegiatan ini merupakan yang pertama dilakukan.

“Untuk membagikan paket makan siang ini kan pertama kita lakukan. Kedepannya kita ingin ini rutin per dua pekan sekali. Cuman nanti bentuknya nggak selalu kita keliling bagikan. Tapi kita coba untuk distribusi yang terpusat yakni ke anak yatim misalnya,” tuturnya.

Anggota CSC saat membagikan paket makan siang

Cilegon Solid Community (CSC) merupakan komunitas antar driver taksi online baik dari Grab Car maupun Go Car. Markas utamanya di jalan Hiu, Temuputih, Kota Cilegon. Sejak diresmikan bulan April 2019, hingga kini anggota CSC berjumlah 34 orang.

Reza, salah satu anggota CSC mengungkapkan bahwa untuk tahun pertama targetnya tidak terlalu terlalu muluk. Terutama dapat merangkul sebanyak mungkin driver di Cilegon.

“Untuk tahun ini kita coba merangkul sebanyak mungkin driver. Dan yang penting dapat berguna bagi sekitar, bagi masyarakat Kota Cilegon,” tutur Reza.

CSC ide awalnya datang dari Bagus dan Sandi. Dari pemikiran awal lalu disounding ke teman-teman lain. Hingga akhirnya terbentuk satu komunitas CSC.

“Jadi kalau kita itu sebetulnya awalnya ada induknya yaitu GCBI. Itu  Grab Car Banten Independent. Tapi itu khusus Grab dan terlalu luas lingkupnya. Jadi kita bikin yang khusus Cilegon dan untuk driver yang lebih umum ,” imbuhnya.

Sementara itu, Widodo selaku Wakil Ketua CSC mengatakan bahwa kegiatan CSC terfokus pada kegiatan sosial. Dana operasional berasal dari kas yang dikumpulkan dari anggota. Dari uang kas ini lalu difungsikan baik kegiatan rutin maupun untuk kegiatan sosial lainnya.

“Kita kepikiran bikin koperasi juga, tapi itu kan butuh dana gede ya. Lagian udah ada juga, jadi nanti mungkin pelan-pelan dan kita sifatnya jalin mitra aja,” kata Widodo.

Khusus untuk Kota Cilegon, Widodo berharap bahwa nantinya driver di Cilegon semakin banyak dan makin banyak juga anggota CSC. Sehingga bisa memberikan manfaat yang lebih massive bagi masyarakat.

“Harapannya sih driver di Cilegon makin banyak, khususnya untuk Grab Car. Anggota kita nanti semakin banyak. Orderan makin gacor dan kita bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat melalui kegiatan – kegiatan sosial bagi masyarakat Kota Cilegon,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...