Bupati Pandeglang Irna Narulita Buka Bimbingan Manasik Haji Tahun 2019

Pandeglang, (01/07/2019)- Satubanten.com-   Manasik haji merupakan agenda rutin dilakukan oleh calon haji (Calhaj) saat hendak berangkat ke tanah suci. Hal ini dilakukan agar para calhaj dapat mengikuti semua syarat dan rukun haji secara benar.

Bupati Pandeglang Irna Narulita yang membuka acara tersebut membenarkan jika manasik haji sangat penting diikuti sebagai panduan untuk melaksanakan haji yang baik dan benar.”Saya punya pengalaman pada tahun 1998 saat akan haji, saat itu kami tidak ikut manasik karena ada kepentingan, saya pikir gampang ternyata sangat sulit melaksanakan syarat, rukun dan sunnah haji itu,” kata Irna Narulita pada acara pembukaan manasik haji di KBIH Mulyajati Cikole, Senin (1/7).

Oleh sebab itu, Irna menghimbau kepada seluruh jemaah calon haji dari Kabupaten Pandeglang dapat mengikuti acara manasik haji dengan seksama. “Ikuti dengan baik, sehingga pelaksanaan haji kita berjalan lancar dan jangan lupa harus mengikuti aturan yang dibuat panitia, jangan coba ini siatif sendiri karena semua sudah ada aturannya,” tuturnya.

Dikatakan Irna, kurang lebih masih ada waktu 23 hari hingga nanti berangkat haji ke Makkah mukarromah. Oleh sebab itu, ia berharap waktu ini dimanfaatkan untuk berdo’a dan memohon maaf atas apa yang telah dilakukan.”Di Mekkah semua yang kita lakukan dibalas langsung oleh Allah SWT, mohon maaf kepada orang yang pernah kita gibahi karena yang menghambat ampunan Allah SWT adalah orang yang sombong,” ungkapnya.

Menurutnya, yang berangkat haji ini merupakan manusia pilihan karena tidak semua orang punya kesempatan ditambah ada pembatasan quota haji. “Yang berpangkat dan yang kaya drajatnya sama, di tanah suci tidak ada yang beda karena berhaji itu adalah rindu akan kebaikan dan melaksanakan rukun islam yang ke lima,” pungkasnya.

Sementara Kasi Haji pada Kementerian Agama (Kemenag) Pandeglang mengatakan, kuota untuk tahun ini Kabupaten Pandeglang mendapat jatah sebanyak 1.026 orang. Jumlah ini, kata dia lebih besar dari tahun sebelumnya. “Tahun lalu hanya 870, sekarang mendapatkan jatah 1.026, ini karena kebijakan ka Kanwil Banten,”tutupnya.(Sbs/011/Rls)

You might also like
Comments
Loading...