Bupati Lebak Buka Musrenbang RKPD 2021 Secara Daring

Lebak, (28/01/2020)- Satubanten.com- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021 Tingkat Kecamatan.

Pembukaan Musrenbang kali ini berbeda dari beberapa tahun sebelumnya, yang dimana kali ini Pembukaan Musrenbang dilakukan secara Dalam Jaringan (Daring) dengan 6 Kecamatan yang tengah mengadakan kegiatan Musrenbang seperti Rangkasbitung, Kalanganyar, Cibadak, Warunggunung, Maja dan Cipanas. Teleconference dilakukan di Lebak Data Center (LDC) Setda Lebak, Selasa (28/01/2020).

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan RKPD Tahun 2021 merupakan dokumen yang lebih operasional untuk menjawab arah kebijakan tahunan yang tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebak Tahun 2019-2024. “Dimana arah kebijakan pembangunan pada tahun 2021 difokuskan pada upaya peningkatan iklim usaha dan investasi khususnya di sektor kepariwisataan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik obyek dan destinasi pariwisata yang telah berkembang,” ungkap Bupati.

Sementara itu Virgojanti Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebak menjelaskan bahwa proses musrenbang yang dimulai dari tingkat desa hingga tingkat kecamatan saat ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang harus dilaksanakan sebagai bagian dari proses partisipatif dalam rangka mewujudkan perencanaan pembangunan yang berkualitas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Kemudian juga berdasarkan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terdapat urusan konkuren yang dapat dilaksanakan oleh semua level Pemerintahan yang dipisahkan berdasarkan kewenangannya masing-masing, dengan demikian, sinergitas pembangunan mutlak dilakukan agar hasil pembangunan dapat lebih maksimal dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Virgo.

Bupati juga memberikan arahan terkait penggunaan dana kelurahan dan dana desa agar direncanakan dengan baik supaya tidak ada lagi lingkungan kumuh dan memfokuskan pada upaya meningkatkan status indeks desa membangun. (Sbs/011/Rls)

You might also like
Comments
Loading...