Bupati Irna Undang BPJN Kependopo Paparkan Progres Jalan Tol Serpan

27

Pandeglang, Satubanten – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengundang jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten untuk memaparkan progres pembangunan jalan tol Serang-Panimbang seksi tiga kurang lebih sepanjang 33 Km.

Tujuan dari kegiatan tersebut, menurut Bupati Irna, agar pihaknya dapat mendorong dalam percepatan pembangunan tol Serpan yang impact nya dapat dirasakan masyarakat.

“Hari ini saya harus mendapatkan informasi lengkap jelas, saat kami ditanya oleh masyarakat kapan tol jadi sudah berapa persen progresnya kami bisa menyampaikan,” kata Bupati Irna saat bertemu BPJN dan BUJT di Pendopo Pandeglang, Rabu (20/12/2023).

Dikatakan Bupati Irna, tol Serpan yang masuk wilayah pandeglang kurang lebih ada 6 Kecamatan 15 desa. Dari jumlah wilayah yang dilintasi Bupati Irna berharap tidak terjadi kendala apapun agar pelaksanaanya berjalan lancar.

“Jika ada permasalahan terkait dengan lahan konstruksi yang menjadi kewenangan Bupati saya akan all out saya akan kawal karena ini proyek nasional untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Bupati Irna, untuk mendorong perekonomian masayarakat pihaknya mengajukan tiga exit tol. Namun saat ini baru dua yang sudah disekapati yaitu Bojong dan Panimbang.

“Yang pagelaran sudah kita ajukan, bahkan kita upayakan pelebaran jalan dan ditingkatkan statusnya, dan kami juga lakukan TMMD untuk mendorong pelebaran bahu jalan yang kami anggarkan dari APBD,” terangnya.

Kepala BPJN Banten Wahyu S Winurseto mengatakan total panjang jalan tol Serang-Panimbang kurang lebih 83, 67 KM. Kata Wahyu, di mana untuk seksi 1 dan seksi dua sepanjang 50,6 KM.

“Itu di tanganinya langsung oleh BUJT tim dari Wika Serang Panimbang, sedangkan kami dari Kementerian PUPR melaksanakan untuk yang di seksi 3 atau sepanjang 33 KM,” terangnya.

Dijelaskan Wahyu, untuk seksi tiga dibuat menjadi dua tahap, tahap pertama sepanjang 17,46 Km, dan tahap kedua sepanjang 15,54 Km.

“Yang tahap pertama saat ini progresnya sudah mencapai 58%, tahap kedua baru saja mendatangi kontrak dan saat ini sedang pengajuan untuk pinjaman dalam negerinya, jadi kami berharap sudah bisa mulai dikerjakan di awal tahun ini,” terangnya.

Comments are closed.