Bupati Irna : Penggunaan Anggaran Harus Digunakan Seefektif Mungkin

Pandeglang (06/09/18), Satubanten.com – Sebuah perencanaan yang baik tentu sangat mempengaruhi kepada output dan outcome dalam setiap program yang direncanakan. Oleh sebab itu Bupati Pandeglang Irna Narulita berharap dalam menyusun Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) 2019, jangan ada pengulangan program kegiatan dan kegiatan yang fiktif. Hal ini dikatakan Irna Narulita saat membuka acara sosialisasi surat edaran Bupati Pandeglang tentang pedoman penyusunan RKA SKPD dan PPKD, Kamis (6/9) di Pendopo Pandeglang.

Ia berharap, dalam setiap perencanaan RKA ada inovasi yang dilakukan. Karena, setiap program yang dibuat outcomenya harus dapat dirasakan masyarakat, “Saya tegaskan, jangan ada kegiatan fiktif. Sekarang sudah berbasis cascading, selama itu masih relevan tidak masalah asal jangan fiktif,” harapnya.

Lebih lanjut Irna mengatakan, setiap perencanaan harus mengacu kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), “Anggaran yang ada harus digunakan se efektif mungkin. Jangan mengada ada kegiatan yang tidak penting yang pada akhirnya pemborosan anggaran,” pungkasnya.

Dalam acara yang sama, Sekretaris Daerah Pandeglang Pery Hasanudin, yang juga sebagai ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengatakan, dirinya sangat setuju dengan intruksi dari Bupati Pandeglang. Kata Sekda, sejauh ini kerap terjadi dalam perencanaan usulan berulang yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), “Untuk itu harus punya inovasi, cari trobosan baru, dan kepala OPD harus dapat ikut andil merumuskan RKA, sehingga sesuai visi misi Bupati Pandeglang yang diuraikan dalam Rencana Kerja (Renja) tiap tahunnya,” kata Sekda

Selain dari itu, menurut Pery, yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RKA adalah akurat antara perencanaan dengan pembiayaan, “Jika itu tidak dapat dilakukan, tentu akan menjadi silpa karena kekurangan atau kelebihan anggaran sehingga tidak terserap,” ujarnya.

Hadir dalam acara ini Assisten Daerah Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ramadani, Inspektur Inspektorat Iskandar, dan semua kepala OPD lainny. (Sbs 11/rls)

You might also like
Comments
Loading...