Bulog Serang Akan Menambah Jaringan Pasar Untuk Daging Beku

Serang, (25/09/2018) Satubanten.com – Dengan tujuan memperluas jaringan perdagangan untuk daging beku impor, Perum Bulog Sub Divisi Regional (Sub Divre) Serang menambah ukuran freezer atau lemari pendingin penyimpanan daging beku.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Sub Divre Bulog Serang Renato Horison. “Untuk memastikan ketersediaan daging tercukupi di pasaran, kami menambah ukuran freezer penyimpanan agar ketika pasar meminta kami memiliki stok,” katanya.

Daging beku impor dipilih karena memang harganya yang cukup terjangkau dan ketahanannya serta kualitas yang tak kalah baik. “Biar seluruh lapisan masyarakat, baik menengah maupun menengah kebawah bisa ikut makan daging,” ujar Renato.

Karena selama ini, menurutnya harga daging segar di pasar konvensional terbilang cukup mahal. ” Harga daging beku kalo di pasar itu kan Rp 80.000 per kilogram, sedangkan daging segar Rp 120.000 per kilogram. Jadi biar masyakarat menengah kebawah bisa makan daging juga, makanya kami menyediakan banyak persediaan daging beku,” lanjutnya.

Selain itu, pihaknya juga sengaja menyediakan daging beku impor dan memastikan ketersediaan daging tercukupi, sehingga dapat memenuhi ke-
butuhan masyarakat. “Dengan kita menambah ukuran freezer atau lemari pendingin. Tujuannya adalah agar ketersediaan daging beku benar-benar terjaga kualitasnya,” kata Renato.

Selain itu, daging beku impor juga bisa membantu untuk menekan angka inflasi agar harganya tetap stabil. “Ini juga untuk menekan angka inflasi, agar harga daging beku tetap stabil. Kita akan terus menambah jaringan pasar melalui RPK,” katanya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Keanggotaan RPK. “Kami juga terus bersosialisasi dan mengajak masyarakat agar ikut bergabung menjadi anggota RPK. Selain menambah penghasilan, mereka juga bisa sambil membantu dan dengan kata lain mengurangi angka pengangguran di Banten,” tutupnya. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...