Buktikan Bangunan Masih Kokoh, Pengembang Pasar Rau Siap Uji Kelayakan

Serang (9/9/2019) Satubanten.com –  PT Pesona Banten Persada sebagai  Pihak pengembang Pasar Induk Rau (PIR) siap melakukan uji kelayakan gedung bangunan pasar. Hal ini untuk membuktikan kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang sempat menolak untuk direlokasi beberapa waktu lalu.

“Kalau uji kelayakan bangunan gedung ini, kami dari PT Pesona siap saja. Karena dengan uji kelayakan kami bisa mengetahui kondisi bangunanya seperti apa. Ini juga sekaligus membuktikan bahwa bangunan gedung ini masih sangat layak untuk digunakan,” ujar Direktur Utama PT Pesona Banten Persada Ovi Hurrotunnufus saat dikonfirmasi, Senin  (9/9).

Pihaknya pun telah menyiapkan lokasi relokasi bagi PKL. Untuk lahan yang disiapkan ada dua, yakni lantai dua dan lantai tiga yang diperuntukkan bagi pedagang hamparan dan tanpa auning. “Kami sudah siap kalaupun relokasi itu dilakukan pada hri ini. Meski memang, saat ini pedagang yang mendaftar kedalam gedung itu baru mencapai 13 persen dan belum ada peningkatan,” tuturnya.

Terkait Pemerintah Kota (Pemkot) Serang yang mengatakan relokasi PKL adalah kewenangan pengembang, namun pihaknya hanya membantu fasilitasi dan mendukung. “Relokasi ini bukan dari pengembang tapi dari Pemkot Serang sendiri. Kami itu hanya mendukung langkah pemerintah untuk merelokasi pedagang yang diluar dan kami hanya bertugas menyiapkan lahannya, fasilitasi,” katanya.

Sementara, mengenai perubahan MOU antara pihaknya dan Pemkot Serang untuk dilakukan evaluasi serta perubahan, ia mengatakan perusahaannya tersebut selalu diaudit secara rutin oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), seperti tahun 2015 sampai 2018. “Kami selalu diaudit oleh BPK setiap tahunnya. Jadi kalaupun ada pansus silahkan. Karena kami tiap tahunnya diaudit,” ucapnya.

Pansus itu sendiri dibuat untuk melakukan peninjauan ulang terhadap kontrak yang akan habis pada 2020. Kemudian, dewan menganggap kalau PT Pesona Banten Persada tidak sesuai ekspetasi karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) nya tidak mencapai target, tanggapannya.

“Dari kepemimpinan saya pada tahun 2017, itu sudah melakukan pembenahan internal karena adanya oknum-oknum internal yang bermain. Dan saya sudah melakukan pembenahan. Saya pastikan oknum yang bermain itu sudah tidak ada lagi,” jelasnya. (SBS)

You might also like
Comments
Loading...