Blangko Pembuatan E-KTP Terbatas, Walikota Syafrudin Minta Disdukcapil Keluarkan Suket

Serang  (12/7/2019) Satubanten.com  –  Proses pembuatan dan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP)  di  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang mengalami kendala.  Salah satunya disebabkan terbatasnya blanko yang diberikan oleh pusat.

Wali Kota Serang Syafrudin pun meminta pihak Disdukcapil untuk mengeluarkan surat keterangan (Suket) untuk mengatasi masalah tersebut.

“Karena blanko ini dibatasi oleh pusat, dan tidak mencukupi, bahkan sangat jauh dari permintaan, maka Dukcapil harus bisa mengeluarkan suket untuk masyarakat yang membutuhkan.  Karena kan KTP ini sangatlah penting bagi masyarakat, ini kan identitas,” ujarnya saat  melakukan inspeksi dadakan (Sidak) di Disdukcapil dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Kamis (11/7).

Lanjut Syafrudin, Berdasarkan “Standard Operational Procedur” (SOP), pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) El itu terhitung mulai satu hingga empat hari kerja. Itupun apabila blanko tersedia. Sedangkan untuk pembuatan suket, cukup satu hari ketika pemohon mengajukan dan melengkapi persyaratan.

“Berdasarkan SOP pelayanan KTP atau suket itu mulai dari satu hingga empat hari kerja. Apabila ada masyarakat yang membutuhkan suket itu hanya membutuhkan satu hari saja, tidak perlu menunggu lama-lama. Kalau sudah lengkap, kenapa harus menunggu sampai lama,” tuturnya.

Sementara, Sekretaris Disdukcapil Kota Serang Hudori mengatakan, pihaknya hanya bisa mengeluarkan blangko  500 lembar perminggunya. Sedangkan dalam satu hari permintaan pembuatan KTP El sebanyak 250 lembar. Tentu saja ini sangat jauh dari kebutuhan yang harus dipenuhi Dukcapil.

“Tersendatnya itu sejak Fabruari kemarin sampai sekarang. Sekarang ini kalau satu minggu ada lima hari kerja, otomatis pelanggan itu yang terlayani hanya dua hari, dan tiga harinya itu tidak terlayani. Jadi selama satu bulan, ada 12 pelayanan yang tidak terlayani,” ujarnya. (SBS-02)

You might also like
Comments
Loading...