BJ Habibie Wafat, Wahidin Halim Ajak Santri dan Masyarakat Do’akan Almarhum

Lebak (22/09/2019), Satubanten.com – Usai beredarnya berita duka tentang meninggalnya mantan Indoensia ke-3, Prof. B.J. Habibie, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengucapkan bela sungkawanya. Saat kabar tersebut datang, WH sedang berada di Pondok Pesantren La Tansa Daarul Qolam, Cipanas Lebak dalam rangka safari pembangunan Gubernur Banten ke seluruh pelosok Banten pada hari Rabu (11/9).

“Innalilahi wainailaihi rajiun, mari kita do’akan almarhum BJ. Habibie semoga ditempatkan di tempat yang layak yakni Surganya Allah SWT. Mari kita membaca surat Al Fatihah bersama-sama,” tutur WH kepada segenap Santri dan Ustadz di Pondok pesantren La Tansa tersebut.

Do’a bersama ini dilakukan Gubernur Banten sesaat setelah Shalat Magrib berjamaah bersama Santri dan Ustadz. Selain mengajak para Santri, WH juga mengajak kepada  jajaran aparatur Pemerintah Provinsi Banten serta seluruh komponen masyarakat Banten agar turut mendo’akan almarhum BJ Habibie.

Ia berharap semoga almarhum BJ Habibie ditempatkan di sisi Allah SWT. Selain mengajak berdo’a, WH juga menghimbau seluruh masyarakat Banten melaksanakan Shalat Ghaib untuk mantan Presiden RI ke 3 tersebut. Wahidin Halim juga mengajak seluruh masyarakat Banten agar memasang bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung Nasional  selama 3 hari berturut-turut.

“Mari kita bersama-sama melaksanakan shalat ghoib untuk panutan kita, Bapak B.J. Habibie,” imbuhnya.

Wahidin Halim berpesan kepada para santri dan ustadz, bahwa Pesantren La Tansa sudah banyak mencetak santriwan santriwati pintar yang berakhlakul karimah. Hal ini sangat  dibutuhkan di saat jaman serba digital seperti sekarang ini. Sudah menjadi hal yang lumrah jika saat ini banyak yang sudah kecanduan gadget dan tidak sedikit dari mereka yang terkontaminasi oleh hal-hal negatif, bahkan ada yang lupa tadarus Al Qur’an demi bermain game, internetan atau media sosial.

“Mengikuti perkembangan era globalisasi yang serba digital tapi kita tidak boleh mengurangi kadar ukhuwah islamiyah kita. Jangan sampai karena gadget dan game kita lupa al qur’an, lupa sholat, menebar berita hoax,” kata WH kepada ribuan santri La Tansa.

Ia juga mengatakan bahwa ketika ketika menghadiri Pondok Pesantren La Tansa tersebut, dirinya merasakan optimism yang terpancar dari para santri dan lingkungan belajar mengajar di tempat tersebut. Menurutnya Ponpes La Tansa merupakan tempat yang sangat mendukung dan istimewa dalam meningkatkan kualitas Ilmu, Iman dan Takwa.

“Saat saya hadir bersama disini, saya merasakan optimisme karena ternyata disini adalah tempat yang istimewa untuk mengenyam pendidikan agama dan meningkatkan kualitas iman dan takwa kita,” pungkasnya. (IBC/SBS032)

You might also like
Comments
Loading...