BI Banten : Mulai September Biaya Transfer Antar Bank Turun Jadi Rp 3.500

Serang (2/9/2019) Satubanten.com – Bank Indonesia (BI) memangkas biaya transfer antarbank melalui Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI) menjadi lebih murah mulai 1 September 2019. Awalnya biaya transfer maksimal Rp 5.000 per transaksi dan turun menjadi Rp 3.500.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan SLA Kantor Perwakilan BI Banten,Erry P. Suryanto didampingi kepala unit operasional sistem pembayaran,Kuswinarso, dan Albert Mario Davidson, kepala tim sistem pembayaran pengelolaan uang, mengungkapkan Setidaknya ada tiga tujuan pemangkasan biaya ini.

“Pertama untuk meningkatkan layanan transfer dana, Kedua untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam transaksi cepat serta efisiensi batas maksimal akan memperpendek biaya yang akan kami turunkan. Tujuan ketiga, karena kebutuhan masyarakat atas penyediaan transaksi cukup besar sehingga nanti kami tingkatkan,” ujar Erry kepada Media di Aula Kantor BI Banten, Senin (2/8/2019).

Saat ini, SKNBI menjadi salah satu pilihan utama masyarakat dalam melakukan penyelesaian transaksi keuangannya. Hal ini tercermin dari total transaksi masyarakat yang menggunakan SKNBI pada tahun 2018 yang mencapai angka Rp 3.589 triliun atau meningkat sebesar 13,32% dari realisasi tahun sebelumnya. Sementara itu, total transaksi SKNBI di Provinsi Banten pada tahun 2018 mencapai Rp 89,61 triliun atau meningkat 3,97% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemangkasan ini juga berlaku layanan transfer dana dari BI ke bank. Dari sebelumnya layanan transfer dana Rp 1.000 per Data Keuangan Elektronik (DKE) akan turun 40% menjadi Rp 600.

Tidak hanya biaya transfer dana diturunkan tetapi juga periode pengiriman uang juga diperbanyak. Sebelumnya pengiriman uang antarbank melalui SKNBI terjadi dalam dua hingga lima kali kemudian disamakan menjadi sembilan kali penyelesaian transaksi (settlement).

“Pembayaran regular dua kali settlement, ke depan kami tingkatkan dari lima kali menjadi sembilan kali. Maka hampir setiap jam ada settlement, jika setiap jam ada settlement maka dana ke nasabah semakin cepat,” terangnya. (DIK/SBS)

You might also like
Comments
Loading...