Berkas P21, Willy Prakarsa Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Money Politik Pilkada Tangsel

Serpong, Satubanten.com – Kepolisian Resort (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan Willy Prakasa sebagai tersangka dalam laporan dugaan politik uang pada beberapa waktu lalu.

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan mengutip, Willy Prakasa dilaporkan oleh Tim Advokasi Untuk Tangsel (TAUT) terkait dugaan politik uang yang dilakukan Willy.

“Willy sudah diterapkan tersangka. Berkas perkara sudah P21. Untuk Lurah Saidun sedang berproses, tapi belum ditetapkan menjadi tersangka. Untuk Willy sendiri di dalam proses sudah ditetapkan menjadi tersangka,” ujar AKBP Iman di Mapolres Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Gudang, Serpong, Jumat (23/10/2020).

Sebelumnya Koordinator TAUT Rizal Khoirurroziqin mengatakan, telah beredar rekaman video yang saling berkaitan satu sama lain berisi peristiwa dugaan pelanggaran Pilkada Tangsel.

“Dalam video tertanggal 16 September 2020, Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany terlihat hadir di kediaman Willy Prakasa. Tampak pula dr. Suhara Manulang yang diketahui merupakan Koordinator Rumah Lawan Covid Kota Tangsel,” tutupnya.

Beberapa waktu lalu, Aliansi Masyarakat Tangsel Bersatu (Mata Satu) melaporkan Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI’98), Willy Prakarsa, ke Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel), terkait dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan paslon Benyamin-Pilar. (Ero/SBS)

You might also like
Comments
Loading...