Beralih ke Jamkesrata, Mahasiswa Tuntut Pemkot Bubarkan BPJS

Serang (16/12/2019) SatuBanten.com – HMI MPO, API Kartini Kota Serang, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Serang, dan SWOT Kota Serang  baru saja menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang. Senin, (16/12).

Dalam aksi tersebut mereka menuntut membubarkan BPJS Kesehatan. Karena dinilai bahwa sistem kesehatan saat ini yaitu BPJS telah gagal, hanya bersifat profit dan tidak mementingkan rakyat miskin.

Sebagai ganti dari BPJS mereka memberikan solusi diganti menjadi Jaminan Kesehatan Rakyat Semesta (Jamkesrata), yang dinilai lebih efektif dibandingkan BPJS.

Menurut pantauan wartawan SatuBanten.com di lapangan setelah setengah jam berorasi didepan pintu gerbang Pemkot Serang, akhirnya mahasiswa diterima oleh Pemkot Serang untuk melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kota Serang, Tb. Urip Henus Surawardhana.

“Sebelum dibubarkan, BPJS harus diaudit sebagai pertanggungjawabannya. Sistem Jamkesrata ini menjamin seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali dengan standar layanan yang lebih layak,” Ujar Samsul Ma’arif salah satu perwakilan dari LMND Banten.

Menurutnya, Jamkesrata merupakan bagian dari upaya negara untuk memberikan jaminan kesehatan yang promotif, preventif dan rehabilitatif. Oleh karena itu harus
dilaksanakan secara langsung oleh negara melalui Kementerian Kesehatan.

Lebih lanjut ia menjelaskan pemerintah Daerah dapat berpartisipasi dalam Jamkesrata melalui alokasi APBD.

“Namun tidak membatasi rakyat untuk berobat dimanapun di wilayah Indonesia. Oleh karena itu data atau nomor kepesertaannya dikeluarkan oleh
Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Pemerintah wajib mengembangkan konsep hidup sehat, terutama pada faktor perilaku dan lingkungan sehat yang berkontribusi 70% terhadap kesehatan manusia, di samping kelainan bawaan dan akses kesehatan (30%).

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang Tb. Urip Henus Surawardhana mengatakan dirinya tidak bisa memutuskan atas tuntutan mahasiswa.

“Kami akan bermusyawarah terlebih dahulu dengan Walikota maupun Wakil Walikota Serang. nanti apa arahan dari pimpinan baru kami lakukan hal itu,” katanya kepada wartawan. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...