Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Belum Dapat Izin PT KAI, Frontage Kasemen – Kaligandu Masih Terhambat

Serang 19/07/2018 SatuBantenNews.com – Warga Kota Serang khususnya Kaligandu dan sekitarnya harus kembali bersabar menghadapi kemacetan terowongan kaligandu, pasalnya pembangunan frontage Kasemen – Kaligandu terhambat rel kereta api.

Karena PT Kereta Api Indonesia (KAI) melarang melakukan pembangunan dalam bentuk apapun tanpa seizin dari PT KAI Persero.

Sejauh ini, Pemkot Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang belum meminta izin kepada PT KAI untuk melakukan aktivitas mendirikan bangunan.

Pembangunan Frontage Kaligandu – Kasemen itu memakan biaya Rp7,5 miliar dan rencananya pembangunan itu ditargetkan selesai Oktober 2018 dinilai mampu mengurangi kemacetan di terowongan Kaligandu.

“Seharusnya sebelum membangun minta izin dulu ke PT Kereta Api, mungkin dia beranggapan dia melakukan ini seperti di kota lurus aja tidak berpikir atas bawah,” tutur Ketua Komisi 4 DPRD Kota Serang, Jazuli saat meninjau pembangunan frontage Kaligandu-Kasemen, Kamis (19/7/2018).

Masih dikatakan Jazuli, ia pun mendorong kepada PUPR dan pelaksana melakukan solusi guna percepatan pembangunan.
“Kalau untuk jalan siap, kalau liat ini (persilangan kereta api) pasti gak kekejar karena memakan waktu lama untuk membangun ini,” jelasnya.

Selain itu Kabid Bina Marga PUPR Kota Serang, Asep Heriyawan juga mengatakan pihaknya keliru dan banyak kekurangan dalam perencanaan.

“Karena hampir 20 titik lebih persilangan, kita orientasinya ke penjagaan, ternyata ada aturan baru tidak diizinkan persilangan langsung,” pungkasnya.

Ia pun sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, pihaknya menyarankan pembangunan persilangan rel kereta dengan menggunakan konsep sebidang under pass atau over pass.

“Sudah izin seminggu yang lalu, tentunya pembangunan memakan waktu lama, dan biaya baru karena di luar kontrak kerja ini,” jelasnya. (sbs013)

You might also like
Comments
Loading...