BATAN Siap Kelola Limbah Nuklir Industri dan Rumah Sakit

Serpong (02/05/2019), SatuBanten News – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) kembali menegaskan bahwa masyarakat jangan terlalu antipati atas limbah radioaktif yang ternyata dapat dimanfaatkan kembali.

“Masyarakat harus paham, bahwasanya limbah radioaktif yang selama ini dikira tak bisa dipakai ternyata masih bisa diolah lagi untuk dapat dimanfaatkan kembali,” ungkap Deputi Kepala BATAN Bidang Teknologi Energi Nuklir (TEN), Suryantoro di salah satu rumah makan Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (2/5/2019).

Suryantoro menegaskan bahwa limbah yang akan diolah merupakan limbah hasil dari produksi industri ataupun Rumah Sakit seluruh Indonesia.

“Pengelolaan itu untuk mengelola limbah radioaktif yang merupakan bekas pemakaian dari perusahaan industri dan Rumah Sakit seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Zat radioaktif aktif yang biasa digunakan oleh beberapa perusahaan industri, seperti pabrik kertas, yakni gelombang radioaktif dalam menciptakan ketebalan kertas yang sesuai, pabrik petrokimia yang menggunakan untuk mengukur level pada temperature tertentu serta pada Rumah Sakit yang biasa digunakan untuk penyembuhan penyakit kanker.

Sementara itu, Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Husein Zamroni mengatakan bahwa hal tersebut memang sudah menjadi tugas BATAN untuk terus mensosialisasikan informasi yang benar dan untuk mengelola limbah radioaktif dengan baik.

“Inilah fungsi dan tugas BATAN, yakni terkait keselamatan dalam pengelolaan limbah radioaktif yang harus dikelola dengan tingkat keselamatan yang tinggi (Save), kemudian harus aman (Secure) dan jangan sampai hilang atau digunakan untuk hal yang tidak dibenarkan,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya pengelolaan limbah radioaktif tersebut, pihaknya dapat mengurangi volume limbah menjadi kecil.

“Zat radioaktif terbungkus yang disimpan di PTLR itu bisa di reduce atau recycle. Jadi rumah sakit atau lainnya yang ingin memakai, masih bisa,” imbuhnya.

Untuk memanfaatkan hal itu, kata dia, Industri ataupun Rumah Sakit yang kembali ingin menggunakan limbah tersebut dapat langsung menghubungi pihaknya.

“Mekanismenya seperti apa dan bagaimana, dapat menghubungi BATAN dan bisa mengakses pelayanan online yang kami sediakan,” bebernya. (RLS/ERO)

You might also like
Comments
Loading...