Ballroom Hotel Le Dian Kapasitas 3.000 Orang, Masyarakat Merasa Kecewa

Serang (22/11/2019) SatuBanten. News – Pengelola hotel Le Dian saat ini tengah mengembangkan usahanya dengan membangun Ballroom berkapasitas 3.000 orang. Namun rupanya, pembangunan itu masih belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat.

Hal ini dikarenakan masyarakat merasa tidak dilibatkan, dan tidak diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat dan tanggapan atas pembangunan itu. Padahal, berdasarkan Undang-Undang (UU) No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, disebutkan bahwa wajib adanya keterlibatan masyarakat, dalam suatu usaha yang memiliki dampak terhadap lingkungan sekitar.

Ketua RT 01 RW 08 Kelurahan Sumur Pecung, Sugiyanto, mengatakan bahwa pihaknya selaku masyarakat yang terdekat dalam proyek pembangunan itu, merasa tidak dilibatkan oleh pihak pengelola Le Dian. Padahal menurut Sugiyanto, masyarakat tidak menuntut hal yang memberatkan.

“Warga mah sebenarnya gak nuntut apa-apa. Cuma minta ada perjanjian dalam hal kepentingan lingkungan, misalkan banjir, lalu dampak dari pengangkutan tanah yang dilakukan oleh pengembang. Karena memang itu berdampak ke masyarakat sekitar,” ujarnya kepada awak media

Selain itu, ia mengatakan bahwa pihak Le Dian merencanakan untuk memindahkan masjid yang ada di lokasi pembangunan. Pihak Le Dian pun, lanjutnya, berjanji akan memberikan masjid sebagai pengganti kepada masyarakat. Namun hingga kini, masih belum ada kejelasan akan hal itu. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...