Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Ancam Mogok Kerja, Buruh Kabupaten Serang Minta Bupati Dukung Penghentian Omnibus Law

Serang (28/01/2020) SatuBanten.com – Masa aksi yang tergabung dalam Serikat Buruh Kabupaten Serang, geruduk pusat pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Selasa (28/01). Mereka menuntut Pemkab untuk ikut mendukung penghentian rencana pemerintah pusat menerbitkan Omnibus Law cipta lapangan kerja yang tidak mendukung buruh.

Koordiantor aksi dari unsur buruh Serikat Pekerja Nasional (SPN) Muhammad khaerul Efendi mengatakan, bahwa buruh sangat tidak setuju dengan kebijakan pemerintah menerbitkan Omnibus Law, karena menurutnya kebijakan tersebut merugikan nasib para buruh.

“Rancangan undang-undang Omnibus Law cipta lapangan kerja itu tidak mendukung kami. Dalam isinya bahwa THR akan dihapuskan, pekerja kontrak tidak diberlakukan, dan buruh akan diberi upah per jam,” ujarnya

Khaerul melanjutkan, bila Pemda Serang tidak ikut mendukung tuntutan buruh. Buruh di Kabupaten Serang akan mogok kerja.

“Kami meminta kepada Pemda Serang, DPRD Kabupaten Serang untuk turut mendukung kami. Bila tidak, kami akan melakukan aksi mogok kerja,” tandasnya. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...