Alasan Profit, Banten Batalkan Pelepasan Saham di BJB

Serang, (04/04/2019), SatuBanten News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, tahun ini membatalkan rencana pelepasan saham dari Bank Jabar Banten (BJB). Hal ini dikarenakan BJB dinilai masih memberikan keuntungan pada Pemprov Banten.

Kepala Bidang Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten Mahdani mengatakan, Pemprov Banten tahun ini membatalkan untuk menjual sahamnya dari BJB. Salah satu penyebabnya dikarenakan sampai saat ini Pemprov Banten masih memperoleh keuntungan pasti dari bagi hasil dan keuntungan laba BJB.

“Tahun ini belum resmi dilepas, Enggak jadi dijual. Kita tidak jadi mengeluarkannya, tetap di BJB, gak jadi dijual,” kata Mahdani, Kamis (4/4/2019).

Menurutnya, keputusan ini diambil setelah melewati pertimbangan dan kajian matang, sehingga akhirnya Pemprov Banten memutuskan untuk tetap terus menjalin kerjasama dengan bank BJB.

Menurutnya, setiap tahun Pemprov Banten memperoleh keuntungan mencapai Rp47 miliar setiap tahunnya dari BJB, dari hasil investasi tersebut. Selain itu, kata Mahdani, sampai saat ini Pemprov Banten sendiri masih terus mencari-cari langkah yang paling tepat dalam menginvestasikan sahamnya, ketimbang harus terburu-buru untuk mencabutnya.

“Sementara ini biar saja di BJB, karena memang menghasilkan laba dan PAD buat Banten. Dalam Permendagri telah tersurat bahwa menginvestasikan uang daerah itu di usaha yang merugi, harus di usaha yang untung,” katanya.

Dilain pihak, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, pemerintah provinsi Jawa Barat rencananya akan mengambil saham yang hendak dijual oleh Banten jika resmi melepaskan saham kepemilikannya.

“Pemerintah provinsi (Jawa Barat) berminat, karena ini kan saham bagus, perusahaan bagus, jadi kita akan membeli saham yang akan dilepas,” ujar Ridwan Kamil.

Seperti diketahui, total saham pemerintah provinsi Banten di Bank BJB berkisar 5 persen dan saham milik Banten di BJB adalah saham seri A. (ARA/SBS01)

You might also like
Comments
Loading...