Aksi Mahasiswa UIN SMH Banten Tolak RUU Pertahanan dan RKUHP

Serang (23/09/2019) SatuBanten. News – Revisi Undang-Undang (RUU) belakangan ini menimbulkan kontroversi dikalangan masyarakat dan mahasiswa karena mengandung pasal-pasal yang dinilai bermasalah dan tidak pro terhadap rakyat.

Sejumlah kelompok mahasiswa di berbagai daerah tak henti-hentinya menggelar aksi unjuk rasa penolakan terhadap RUU Pertahanan dan RKUHP.

Kini, giliran mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang juga ikut meramaikan jalan dengan aksi. Mereka menyerukan aksi tolak RUU Pertahanan dan RKUHP di Depan Gerbang UIN SMH Banten pukul 13:00 siang tadi pada Senin, (23/19).

Menurut pantauan SatuBanten. News dilapangan, masa aksi ini menuntut pemerintah dengan 3 hal :
1. Batalkan pengesahan RKUHP anti demokrasi dan hak asasi manusia.
2. Batalkan Pengesahan rancangan UU Pertahanan yang anti rakyat dan pro liberalisasi pasar tanah.
3. Hentikan segala bentuk liberalisasi hukum yang mengakibatkan ketidakadilan bagi rakyat Indonesia.

Seluruh peserta yang bergabung dalam aksi unjuk rasa ini meneriakkan kritik untuk pemerintah yang mana mereka benar-benar kecewa kepada pemerintah. “Disini kami menolak keras kepada pemerintah yang telah membuat revisi undang-undang tidak sesuai dengan kebijakan masyarakat.” kata Atma Jaya Kusuma selaku Koordinator Lapangan

Ia juga mengatakan bahwa didalam undang-undang tersebut jika disahkan akan menjadi alat penindasan bagi masyarakat. Maka dari itu mahasiswa SMH Banten menolak pengesahan undang-undang yang dibuat oleh pemerintah.

Masa aksi ini diakhiri dengan membuat sebuah lingkaran ditengah-tengah lampu merah hingga menutupi jalan bagi para pengendara, sehingga petugas kepolisian harus mengatur jalan dan bagi pengguna jalan untuk mengambil jalur kiri demi keselamatan mahasiswa yang sedang unjuk rasa dan juga pengendara. (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...