Ahmad Syawqi : Membangun Jiwa Usaha Para Pemuda Untuk “Kota Layak Pemuda”

Satubanten.com (30/08/2018) – Tangerang Selatan merupakan satu dari sepuluh kota yang mendapat predikat “Kota Layak Pemuda” yang disematkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI), pada 28 Oktober 2017 tahun lalu.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tangsel Periode 2018-2019 Bidang Kesejahteraan Rakyat, Ahmad Syawqi, mengatakan, pihaknya akan terus fokus kepada generasi muda dan menjauhkan dari hal-hal negatif. Serta mendorong jiwa kewirausahawan para pemuda.

“Anak-anak muda didorong kewirausahaannya, apakah ingin punya usaha, bentuk kepeloporan, kepemimpinan, atau sebagainya. Karena dimana hal ini masuk kedalam program pemkot dan kabupaten Tangerang,” katanya.

Dia melanjutkan, kalau di Tangerang Selatan telah memiliki Perda (Peraturan Daerah) tentang penyelenggaraan kepemudaan. “Salah satu parameter utama, ada tidaknya keberpihakan Pemkot terhadap anak muda. Karena didalam peraturan tersebut mengatur dan salah satunya menjauhkan anak-anak muda dari hal-hal yang negatif,” jelas Syawqi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Tangsel periode 2016-2019.

Syawqi juga mengatakan, kalau pemerintah harus memiliki regulasi hukum yang jelas. Bagaimana membangun dan mengarahkan generasi anak muda untuk kedepannya. Salah satunya untuk kategori usia 16 – 30 tahun sesuai dengan undang-undang, dan sudah masuk usia produktif. “Regulasi hukum ini adalah terjemahan dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2013 tentang Kepemudaan,” ucapnya.

Lalu, apa kesulitan bagi calon wirausaha, baik di Tangsel, maupun secara nasional? “Banyak yang mau menjadi entrepreneur tapi kesulitan bantuan modal. Kedepan, kami enggak terlalu banyak mendorong dengan memberi ikan tapi kail. Paling tidak ada stimulan. Bukan bantuan terus-menerus tapi mereka didorong sebagai usahawan,” imbuhnya.

Syawqi sendiri merupakan Ketua Bidang Ekonomi Kreatif Koperasi dan UMKM HIPMI periode 2016-2019. Selain itu, dirinya juga sebagai seorang entrepreneur asal Tangsel yang terbilang sukses dalam usahanya. Bahkan sampai saat ini, dia masih menjadi pimpinan PT. BJP Expo, yang bergerak di bidang exhibition, pameran, custom booth, dan event organizer.

Ia sudah mendata komponen anak-anak muda di Tangsel. Sebetulnya, kata Syawqi, bukan hal berat mendata ini. Tangsel punya 7 kecamatan. Misalnya, kata Syawqi, di Kecamatan Pamulang dan Ciputat, kebanyakan asal anak-anak muda tersebut dari sektor mana saja.

“Apakah dari profesional muda atau komunitas kreatif? Kami data potensinya. Kami bangun dari top -down hingga bottom-up. Untuk bottom-up, kemauan mereka apa, sih. Yang membedakan SDM anak muda dengan yang di bawah itu adalah punya banyak kemauan dan opsi. Kami menyesuaikan dalam hal regulasi dan persiapan program kegiatan untuk mereka,” kata pria 32 tahun ini. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...