Ahmad Sadeli : Mathla’ul Anwar Tidak Pernah Mengajarkan Radikalisme

Serang (14/10/2019) SatuBanten. News – Ketua Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PB MA) KH. Ahmad Sadeli Karim menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas peristiwa yang dialami oleh Menko Polhukam Jenderal (Purn) Dr. H. Wiranto. Hal itu disampaikan saat konferensi pers di Rumah Makan S’Rizky di Kota Serang, Minggu, (13/10).

Sadeli menegaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di luar kampus Mathla’ul Anwar yaitu di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. “Pelaku penusukan pun bukan asli orang menes, dan tidak ada hubungannya dengan MA. Malah, peristiwa penusukan tersebut juga dialami oleh warga Mathla’ul Anwar, Fuad Syauqi”. Jelasnya

Lebih lanjut dia menjelaskan Universitas Mathlaul Anwar tidak pernah mengajarkan radikalisme dan ekstrimisme baik kepada mahasiswa dan seluruh warga di UMA.

“MA berpegang Teguh kepada Alquran dan sunnah, dan tidak anti pancasila. Sehingga kita ingin kepada aparat keamanan untuk mengusut tuntas dan transparan agar tidak menimbulkan fitnah, baik bagi Mathla’ul Anwar dan seluruh umat Islam pada umumnya.” tutur Sadeli (RR/SBS31)

You might also like
Comments
Loading...