Agresif Menyerang, Cilegon United Ditahan Imbang Oleh Sriwijaya FC

Cilegon (27/06/2019), Satubanten.com – Cilegon United FC harus puas dengan perolehan hasil imbang 0-0 dalam pekan kedua Liga 2 Indonesia 2019 kontra Sriwijaya FC, Kamis (20/06) di Stadiun Krakatau Steel. Hasil ini diperoleh meski sudah berusaha keras membobol gawang lawan. Banyak peluang datang, namun sayang tak satupun berbuah gol.

“Alhamdulillah pertandingan tadi berjalan cukup menarik, nggak ada kejadian yang cukup ekstrim. Tapi ya itulah sepak bola, kita jadi tuan rumah, kita menguasai pertandingan, namun hasilnya kita di sepak bola juga ada yang namanya faktor keberuntungan,” kata Imam Riyadi selaku Asisten Pelatih Cilegon United FC.

Di babak pertama, memang permainan cukup imbang dengan porsi penguasaan bola dan serangan yang hampir sama antara Cilegon United dan Sriwijaya FC. Namun dari segi keteraturan permainan di babak pertama, Cilegon terlihat lebih rapi dalam mengorganisir bola, terutama saat melakukan serangan balik. Hal ini cukup efektif untuk mengatasi Sriwijaya FC yang bermain menyerang sejak awal.

Naas menimpa Sriwijaya FC saat salah satu pemainnya yakni Yericho Christiantoko diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke 40 dan harus keluar lapangan. Sepanjang sisa laga babak pertama laskar Wong Kito harus bertahan dengan 10 pemain. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sriwijaya FC harus merubah pola permainan menjadi bertahan dengan 10 pemain yang ada. Sedangkan Cilegon United yang bermain dengan pasukan penuh, tetap agresif menyerang. Bahkan peluang Cilegon United yang tercipta di babak kedua ini cukup banyak namun tak satupun membuahkan gol.

“Dari pertandingan tadi sebetulnya dari awal kita menguasai jalannya permainan, tapi setelah Yericho terkena kartu merah, kita banyak keserang karena jumlah kurang dan kita ganti taktiklah yaitu kita pakai taktik bertahan,” kata Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi.

Sepanjang babak kedua, setidaknya ada 18 kesempatan yang diciptakan oleh Cilegon United baik melalui Teja Ridwan, Ade Ivan maupun melalui Rizki Kurniawan. Semua upaya pembobolan gawang Sriwijaya FC gagal total hingga permainan usai. Dengan upaya yang maksimal, baik Cilegon United FC maupun Sriwijaya FC harus puas berbagi 1 poin dalam laga tersebut.

“Untuk pertandingan kali ini kita sudah maksimal, hanya ya itu tadi kita kurang beruntung. Untuk itu kita tutup karena sudah selesai, kita fokus lagi untuk yang selanjutnya, masih ada 2 lagi yaitu PSMS Medan dan Aceh, ini juga cukup berat makanya kita harus fokus,” kata Jalwandi Jamal sebagai salah satu pemain tengah Cilegon United FC. (IBC/SBS032)

 

You might also like
Comments
Loading...