7 Tips Mudik Dengan Kendaraan Pribadi Agar Aman dan Lancar

Tangerang (25/5/2019) Satubanten.com – Musim Mudik lebaran sebentar lagi akan tiba. Kurang dari 10 hari lagi masyarakat Muslim akan merayakan hari raya Idul fitri. Sudah menjadi tradisi jika para perantauan atau pekerja migran, mudik ke kampung halaman.

Tingginya harga pesewat dan ludes nya tiket kereta menyebabkan banyak masyarkat beralih menggunakan transportasi darat, terutama mobil pribadi.

Bagi masyarakat yang berencana mudik menggunakan kendaraan pribadi tahun ini, berikut 7 tips yang wajib Anda cermati jika Anda memutuskan untuk mudik dengan kendaraan pribadi agar bisa berjalan dengan lancar, aman dan selamat di tujuan

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Hal utama dan paling penting dilakukan sebelum mudik adalah memeriksa kondisi kendaraan Anda terlebih dulu. Lakukan cek mobil atau motor ke bengkel terdekat. Kondisi kendaraan Anda menjadi faktor terpenting dan paling berpengaruh pada keselamatan Anda dan keluarga jika mudik dengan kendaraan pribadi.
Untuk mobil, usahakan untuk periksa mesin, rem, oli, air bag dan roda. Untuk motor, mesin, rem dan ban motor harus dipastikan dalam kondisi baik. Jangan meremehkan hal ini, karena banyak terjadi kecelakaan di jalan dikarenakan kondisi kendaraan kurang layak untuk dipakai mudik.

2. Hindari Mengangkut Penumpang Melebihi Kapasitas Kendaraan

Untuk keselamatan dan kenyamanan ketika mudik, sebaiknya hindari mengangkut beban atau orang yang melebih kapasitas dari kendaraan Anda. Pada dasarnya, setiap kendaraan didesain untuk mengangkut beban atau orang sesuai kapasitasnya masing-masing. Namun, jika terjadi kelebihan beban, hal ini berpotensi pada keselamatan semua penumpang.

3. Bawa Uang Tunai Yang Cukup

Membawa uang tunai tergolong penting di saat Anda mudik. Sebab, selama perjalanan menuju kampung halaman, tidak selalu ada mesin ATM dan tidak semua toko bisa dibayar dengan kartu debit atau kartu kredit sehingga membawa uang tunai yang cukup adalah sebuah keharusan. Tidak perlu berlebihan, sebaiknya sebelum mudik, lakukan perhitungan kisaran uang yang dibutuhkan selama di perjalanan.

Buatlah perhitungan secara terperinci agar terlihat kisaran biaya yang diperlukan. Hitunglah mulai dari pengeluaran yang besar sampai yang terkecil sekalipun seperti biaya parkir dan biaya buang air di WC umum. Bayangkan saja apabila kamu sedang di perjalanan, macet, sedang kelaparan dan tidak ada makanan. Hanya ada pedagang keliling saja di jalanan. Apa mungkin membayar mereka tanpa menggunakan uang tunai? Jadi, selalu siapkan uang tuna untuk mengantisipasi hal ini.

4. Bawa Makanan Dan Minuman Yang Cukup

Kemacetan saat mudik itu sering terjadi, kemacetan bisa terjadi dimana saja, seperti di dalam tol, di jalanan panjang atau jalanan kecil yang menjadi jalur mudik. Oleh karena itu, hal penting berikutnya adalah membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup. Saat berkendara di tengah kemacetan yang membuat stress, Anda bisa berpotensi lapar dan haus, bahkan hal ini bisa menyebabkan kehilangan konsentrasi saat menyetir.

Hindari mengendarai kendaraan jarak jauh dalam kondisi lapar, Anda sebaiknya makan terlebih dahulu lalu melanjutkan kembali perjalanan Anda. Sebab itu, penting untuk menyediakan makanan ringan seperti buah-buahan, roti, atau snack favorit saat mudik dengan kendaraan pribadi.

5. Aktifkan GPS atau Bawa Peta

Khusus bagi Anda yang tidak hafal jalan, atau tertarik untuk mencari jaan alternatif guna menghindari kemacetan. Ada baiknya saat mudik, aktifkan selalu GPS atau google map di smart phone Anda. Pastikan baterai ponsel Anda mencukupi, bawa pula power bank untuk di perjalanan.

Jika Anda punya peta, sebaiknya dibawa juga untuk antisipasi salah rute perjalanan. Hal ini penting, jangan sampai waktu Anda habis hanya di jalan karena nyasar atau macet total. Itulah gunanya kamu membawa peta atau GPS. Kamu bisa berkendara dengan lebih pasti dan lebih tepat dengan

6. Patuhi Lalu Lintas

Maunya sih cepat sampai kampung halaman secepat mungkin, jadi kalau bisa tancap gas dan kecepatan lebih cepat alias ngebut di jalan. Hal ini berisiko negatif untuk keselamatan Anda. Untuk pengemudi motor, gunakan helm yang berstandar SNI dan nyalakan selalu lampu motor.

Sebaiknya, Anda memilih untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas saja dan berkendara sesuai dengan kecepatan normal. Tidak perlu mengebut atau selap-selip kiri-kanan, terobos rambu lalu lintas, yang nantinya bisa berujung kecelakaan di jalan yang merugikan keselamatan Anda dan keluarga.

7. Istirahat Saat Kelelahan
Perjalanan yang jauh dan macet akan membuat badan lelah. Jangan paksakan diri untuk terus menyetir jika Anda sudah kelelahan. Ambillah waktu untuk beristirahat di tempat peristirahatan terdekat, misalnya di pom bensin terdekat atau tenda-tenda peristirahatan terdekat. Kembalilah menyetir ketika tubuh sudah kembali fit. Miliki prinsip berkendara yang aman dan nyaman, sebab itu istirahat menjadi hal pertimbangan penting. (SBS/02)

You might also like
Comments
Loading...