5 Tips Mengelola Keuangan Saat Liburan Akhir Tahun

Serang (16/12/2019) Satubanten.com – Memasuki akhir tahun 2019 yang berbarengan dengan Liburan sekolah, Natal dan Tahun baru pasti identik berwisata  ke destinasi favorit selain juga banyaknya diskon, sale, cuci gudang, atau apapun namanya yang sangat bisa jadi menggoda mata dan menguras dompet.

Pasca liburan bisa jadi anda bisa terkaget-kaget melihat saldo tabungan mencapai titik kritis bahkan minus karena gesek kartu kredit melebihi dana tersedia, bahkan dana darurat juga terpakai.

Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bisa membatasi anggaran liburan dan mengembalikan kondisi keuangan setelahnya. Berikut tips mengelola keuangan saat liburan, dikutip dari Moneysmart:

1. Sesuaikan dengan kemampuan Lakukan riset kecil-kecilan untuk menentukan destinasi yang sesuai dengan kemampuan. Tapi, bagaimana menentukan besaran budget liburan itu sendiri? Pakar keuangan Eric Simonson mencontohkan, pola penganggaran yang cukup ideal adalah 50/30/20. Rinciannya, 50% penghasilan untuk biaya tetap seperti cicilan rumah, biaya operasional, makanan, transportasi dan pengasuhan anak. Kemudian, 30% untuk pengeluaran diskresioner dan 20% untuk ditabung dan investasi.

2. Detailkan biaya perjalanan Setelah menentukan destinasi dan mematok budget, Anda dapat melanjutkan riset untuk mengetahui apa saja atraksi yang ditawarkan di lokasi tersebut, serta detail biayanya. Pada tahap ini, Anda sudah memiliki budget untuk masing-masing pos, seperti tiket perjalanan, akomodasi, makan, belanja serta atraksi wisata di lokasi.

3. Catat pengeluaran Mencatat pengeluaran saat liburan akan menghindarkan Anda dari kebangkrutan. Catatan pengeluaran saat liburan juga bisa Anda gunakan untuk membandingkan dengan pola konsumsi pada hari-hari biasa. Jika pengeluaran saat liburan berlebih, maka harus ditutup dengan mengurangi anggaran dari pos lain. Sebaliknya, jika anggaran liburan tersisa, Anda dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan-kebutuhan yang lebih produktif, termasuk menabung dan berinvestasi.

4. Batasi penggunaan kartu kredit Kartu kredit kerap memberikan poin yang dapat digunakan untuk membayar hotel dan penerbangan. Anda dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, terutama bila ada tambahan promo yang ditawarkan. Bagaimanapun, Anda sebaiknya tetap membatasi penggunaan kartu kredit selama liburan. Sepulangnya dari liburan, Anda harus segera menutup utang, termasuk kartu kredit. Biasanya orang-orang menunda pembayaran tagihan kartu kredit untuk bulan depan, alias menunggu setelah ada tagihan baru. Kenyataannya, bulan depan akan ada pengeluaran lainnya yang harus dibayar.

6. Isi kembali tabungan dan dana darurat Wajar saja jika saldo tabungan berkurang setelah liburan, tapi Anda harus segera mengisinya kembali. Selain itu, Anda juga harus mengganti jika ada dana darurat yang terpakai untuk pelesir. Ingat, dana darurat untuk yang sudah berkeluarga adalah 9 sampai 12 kali pengeluaran bulanan. Jangan sampai kosong. (SBS)

You might also like
Comments
Loading...