Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Uang Dugaan Hasil Korupsi, Dikembalikan Kadishutbun Lebak

Lebak,  (07/12/2018) satubanten.com- Status tersangka atas kasus korupsi dalam program pengadaan bibit kakao di Kabupaten Lebak, Ansori Kosim manyan selaku Kadis Hutbun Kabupaten Lebak telah mengembalikan uang yang diduga hasil korupsi senilai seratus dua puluh lima juta rupiah,Rabu (05/12/2018).

“Setelah ada penghitungan nilai kerugian terhadap penyelidikan pengadaan bibit, untuk sementara pengembalian Rp.125 juta yang dititipkan, masih ada beberapa kekurangan nanti setelah diuji di persidangan,” ujar Kasi Pidsus Kejari Lebak, Dodi Wiraatmadja kepada wartawan.

Ansori menyampaikan jika total kerugian negara dari kasus korupsi yang melibatakan tersangka Kosim Ansori bersama bendaharanya Indra Evo Kurniawan sekitar Rp604 juta.

“Untuk APBN Rp.397 juta dan APBD Rp.207 juta. Pengembalian negara total yang sudah kami terima sekitar Rp160 juta,” jelasnya.

Dirinya mengatakan saat ini masih menunggu uang pengembeliaan yang berasal dari APBN.

“Ini (pengembalian) untuk APBN, kemudian untuk APBD sudah sebagian dikembalikan, pemulihan sudah hampir 98 persen. Tinggal 2 persen nanti kami minta,” pungkasnya.

Sementara, kuasa hukum Kosim Ansori, Acep Saepudin menyampaikan, pengembalian tersebut sesuai dengan pengakuan Kosim dalam BAP.

“Berdasarkan pengakuan klien saya yang dia diterima secara langsung Rp125 juta, jadi itu yang kami kembalikan. Kalau ke depan terbukti lebih dari ini ya kami beritikad baik mengembalikan,” ujar Acep sapaan akrabnya kepada wartawan.

Soal kerugian APBD, Acep menyebut, berdasarkan hasil penghitungan BPK sudah dikembalikan. “Ada selisih penghitungan saja antara BPKP dengan BPK itu pun hanya Rp2 juta nanti akan diselesaikan,” jelasnya. (Sbs/UL)

You might also like
Comments
Loading...