Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

160 Peserta Ikuti Bimtek Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)

Pandeglang, ( 05/12/2018 )- SatuBanten.Com- Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu yang diikuti oleh 160 orang peserta yang terdiri dari para Sekretaris Dinas/Badan/Kecamatan/Kelurahan, Perwakilan Sekretaris Desa, Perwakilan Pengelola Informasi dan Dokumentasi dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah dan BUMD, bertempat di RM.” S” Rizki, Rabu (05/11).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan mengevaluasi Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi di Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Dalam kegiatan ini menghadirkan Narasumber Kepala Bagian Pelayanan Informasi pada Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi Informatika RI Soekartono, M.Si serta Ketua Komisi Informasi Provinsi Banten Ade Jahran.

Dalam arahannya kepada Peserta Bimtek, Bupati Irna Narulita berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang agar mempedomani dan melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik berikut Peraturan dibawahnya termasuk Peraturan Bupati Pandeglang Nomor 65 tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, agar terwujud pemerintahan yang baik, yaitu yang transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu Kepala Dinas Diskominfosantik Yahya Gunawan menjelaskan bahwa saat ini adalah era keterbukaan dan transparansi, sehingga Lembaga Publik wajib memberikan informasi selama sesuai dengan aturan yang ada, dan melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pengelolaan pelayanan informasi publik.

“Kami mengundang para aparatur untuk hadir disini agar dapat meningkatkan pemahaman terkait keterbukaan informasi publik, karena saat ini persoalan keterbukaan informasi publik merupakan standar penilaian masyarakat, apakah lembaga tersebut demokratis atau tidak. Selain itu juga agar para peserta dapat memahami bagaimana cara mengenali dan mengantisipasi berita Hoax agar kedepannya tidak ada masalah terkait Hoax. ( Sbs/011/Rls )

You might also like
Comments
Loading...