Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

E-TLE Akan Segera Aktif Di Jalanan Ibukota

24

Jakarta, (16/10/2018) Satubanten.com – Mulai 1 November 2018 nanti, Polda Metro Jaya akan efektif menindak para pengguna jalan yang melanggar di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Sudirman, Jakarta dengan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE). E-TLE sendiri merupakan pengawasan pelanggaran lalu lintas menggunakan kamera pengawas berupa Closed Circuit Television (CCTV).

Sistem tilang E-TLE ini menggunakan CCTV canggih yang didatangkan dari Cina. Selain merekam, CCTV tersebut dapat memotret pelanggaran, hingga nomor pelat kendaraan pelanggar.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan bahwa sistem kerja E-TLE tersebut akan melacak data para pelanggar kemudian akan diberikan surat tilang langsung ke rumah yang bersangkutan. “Petugas Gakkum dan Regident akan mengawasai, kalau ditemukan ada pelanggaran makan akan langsung dicari database dari pelat nomor pelanggar, setelah itu dibuatkan surat tilang yang dikirim ke rumah sekaligus jumlah denda tuntuk dibayarkan melalui bank,” jelas Budiyanto.

Lebih lengkapnya, para pengendara yang melanggar dan tertangkap kamera akan dilacak identitasnya melalui database plat nomor pelanggar, lalu diberikan surat konfirmasi. Usai menerima surat konfirmasi pelanggar lalu lintas atau pemilik kendaraan yang melanggar, wajib melakukan klarifikasi. Proses klarifikasi tersebut dapat ditempuh melalui website atau aplikasi yang saat ini masih dalam tahap persiapan.

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf, fungsi dari klarifikasi berguna untuk memastikan apakah mobil tersebut dibawa oleh pemilik kendaraan atau orang lain. Bahkan untuk memastikan juga apakah mobil tersebut masih milik tangan pertama atau sudah dijual namun belum berganti nama.

Setelah proses klarifikasi selesai, pelanggar akan dibuatkan surat tilang yang dikirimkan ke rumah mereka sekaligus jumlah denda untuk dibayarkan melalui bank. Pelanggar diberi waktu tujuh hari untuk membayar denda tersebut melalui bank, apabila melewati batas waktu, STNK pelanggar akan langsung diblokir.

Agar penerapan tilang E-TLE tersebut berjalan dengan baik, Polda Metro Jaya menyosialisasikan sistem tilang anyar ini pada pengguna jalan, dan mulai melakukan uji coba sejak 1 Oktober 2018 hingga 31 Oktober mendatang. Dan sistem ini bukan tidak mungkin akan diimplementasikan di provinsi lainnya dalam waktu dekat, termasuk Provinsi Banten. (SBS/022)

You might also like
Comments
Loading...