Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Warga Kota Serang Keluhkan Kebisingan Musik Dari Toko Ananda

Serang, (14/09/2018) Satubanten.com – Suara bising musik yang dihasilkan dari speaker milik toko Ananda yang berada di Jl. Juhdi, Royal Kota Serang. Sejumlah pedagang dan warga setempat merasa terganggu dengan speaker yang terlalu keras suaranya.

Budi Satria pemilik toko alat tulis Lismigo yang berada tepat disebelah toko baju Ananda merasa kesal karena suara musik yang terlalu keras menganggu dirinya dan juga pengunjung toko.

“Sekarang mendingan, pake speaker. Sebelumnya pake toa terus volume suaranya keras banget. Bukan cuma saya, pedagang, warga sampe pengunjung toko kami pun merasa terganggu karena harus teriak ketika akan membeli,” katanya.

Masyarakat setempat serta ketua RT dan pedagang diarea tersebut pun sudah mencoba untuk memberikan teguran. Namun pihak toko tetap tidak menggubrisnya. “Sempat musyawarah bersama warga dan ketua RT setempat. Dia cuma ganti toa ke speaker,” ujar Budi.

Dikatakan Budi, sejak ada toko baju lain mereka semakin menjadi dan kebisingan tersebut terjadi selama 6 tahun lamanya. “Sejak ada kompetitor di toko sebrang, toko Ananda semakin menjadi dan tidak terkontrol dalam melakukan promosinya,” ujarnya.

Setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 warga dan pedagang lainnya merasa sangat terganggu. “Kalau kami tegur ya dikecilin sebentar, nanti 2-3 jam kemudian jadi keras lagi speakernya,” lanjutnya.

Namun saat akan dimintai keterangan, pihak toko baju Ananda tidak dapat ditemui. “Waduh lagi gak ada ditempat, kepala toko sama wakilnya lagi keluar,” kata petugas keamanan toko Ananda.

Sementara, pihak yang disebut sebagai kompetitornya tersebut memberikan keterangan, bahwa pihaknya telah memiliki izin dan sudah sesuai standar perizinan. “Segala bentuk perizinan baik dari pemda dan izin lainnya sudah kami miliki. Dan kami pun selalu mendengarkan setiap keluhan warga dengan kebisingan ini,” ujar Supervisor Ria Busana Akmaludin.

Dia mengatakan sebelumnya memang sudah di mediasi untuk permasalahan tersebut, namun pihak dari Ananda tidak mengatakan kalau RB (Ria Busana) berhenti promosi, maka pihaknya pun akan berhenti.

“Dia selalu bilang gitu, tapi kan kami sudah sesuai peraturan dan kami pun menggunakan pengeras suara dan speaker musik hanya di area dalam toko dan tidak mengganggu, bahkan untuk volume suara pun kami sesuaikan dengan standar izin,” tambahnya.

Heri penjual aksesoris di area tersebut juga merasa sangat terganggu dengan suara yang dihasilkan dari speaker Ananda tersebut. “Jadi pekak ini kuping, jadi speakernya ini dimatiin kalo pas adzan Dzuhur sama Maghrib. Pas dimatiin semua pedagang disini bilang Alhamdulillah, jadi plong berasa bolong ini kuping,” katanya. (SBS/029)

You might also like
Comments
Loading...