Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Satpol PP Kota Tangerang Lakukan Penataan Bangun Liar di Bantaran Kali Sukajadi

30

Tangerang (14/09/18), satubanten.com – Bangunan yang berdiri disekitar bantaran kali di kelurahan Sukajadi kecamatan Karawaci Kota Tangerang dilakukan penataan oleh satuan polisi pamong praja.

Penataan bangun tersebut adalah lanjutan dari penataan sebelumnya yang telah dilakukan jajaran satuan polisi pamong praja

Berbeda dengan penataan sebelumnya, pada penataan kali ini satuan polisi pamong praja yang dibantu jajaran Trantib kecamatan Karawaci hanya menurunkan 50 orang personilnya.

“Kami melihat kesadaran warga disini sudah cukup tinggi, jadi kami hanya menurunkan sedikit saja anggota kami,”kata A. Gufron Falfeli kepala bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pada satuan polisi pamong praja kota tangerang dilokasi penataan.

Menurutnya, dari puluhan bangunan yang ditata tersebut hampir seluruhnya dibongkar sendiri oleh pemiliknya sehingga kehadiran satuan polisi pamong praja hanya membantu warga untuk memindahkan barang – barang milik warga.

“Mereka sudah sudah paham bahaya dari mendirikan bangunan disekitar bantaran kali akan datang tiba – tiba sehingga mereka dengan sukarela membongkar sendiri bangunannya tersebut,”jelasnya.

Ia menjelaskan, Penataan yang berjalan dengan kondusif tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak terkait yang secara persuasif melakukan pendekatan dan penyuluhan kepada masyarakat sekitar.

“Sebelumnya telah kami layangkan surat pemberitahuan dan beberapa kali kita menggelar pertemuan dengan pemilik bangunan,”tukasnya.

Sementara itu, Sulastri salah seorang warga yang mengaku sudah lebih dari sepuluh tahun tinggal dilokasi tersebut mengaku pasrah dengan penataan tersebut, pasalnya selain tidak memiliki surat atas kepemilikan lahan, ia juga mengaku khawatir dengan ancaman banjir yang setiap saat menerjang lokasi tersebut.

Acara Konggres UCLG ASPAC sendiri dibuka dengan sangat meriah oleh Dirjen Otda Sumarsono. Dalam sambutannya Sumarsono kembali mengingatkan pentingnya kolaborasi dari berbagai kota untuk memecahkan berbagai persoalan yang sama.

Biar rada aman kita mendirikan rumah panggung, tapi tetap aja kalau air lagi naik rumah panggung kita tidak lagi ada artinya,”jelasnya.

Menurutnya, pasca penataan tersebut pihaknya akan mencari tempat yang lebih nyaman dan aman untuk dihuni bagi dirinya dan keluarganya.

“Paling kita coba cari tempat yang lebih aman aja, yang rada jauh dari pinggir kali,”jelas Sulastri.(sbs03/rls)

 

You might also like
Comments
Loading...