Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Otot Jombang Wetan Favorit Peserta Gembrung Cilegon

138

Rabu, 29 Agustus 2018

Paling enak mangan otot jombang wetan/ Subuh-subuh mangane karo ketan/ Ngesos-ngesos cangkeme kepedesan/ Lamun wis ngejajal pade memaningan

Satubanten.com – Bagi masyarakat Cilegon, lirik tersebut mungkin tidak asing di telinga. Dari bahasa yang dipakai, jenis makanan yang disebutkan, dan nama daerah yang ada dalam lirik tersebut bisa dilihat asal dari liriknya. Yaps, betul sekali,  lirik tersebut adalah penggalan dari lagu Otot Jombang Wetan, lagu daerah asli Kota Cilegon.

Pemerintah Daerah Kota Cilegon melalu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Cilegon menjadikan lagu daerah Kota Cilegon sebagai salah salah satu rangkaian dalam acara Pesta Rakyat atau Gembrung Budaya Kota Cilegon 2018. Acara tersebut dimulai sejak Selasa (28/8) di Alun – alun Kota Cilegon. Acara pesta rakyat dan budaya tersebut dibuka dengan Festival Dolanan Anak yang juga diselenggarakan di Alun-alun Kota Cilegon.

Sedangkan lagu daerah Kota Cilegon dilombakan hari ini, Rabu (29/8) di Alun-alun Kota Cilegon. Lagu-lagu daerah ini dinyanyikan dalam kategori lomba Solo Vocal dan Cipta Lagu Daerah Cilegon. Dalam lomba tersebut, para peserta diharuskan menyanyikan 1 lagu wajib yakni Bendrong Lesung dan 1 lagu daerah pilihan.

Selain Bendrong Lesung, sebetulnya Cilegon juga mempunyai beberapa lagu daerah. Seperti misalnya, Ule-ule Kelabang, Surintang-surinting, dan Pak Udin. Namun dari sekian banyak lagu daerah Cilegon, rupanya lagu Otot Jombang Wetan menjadi yang  banyak dipilih oleh peserta lomba untuk dinyanyikan. Sasa, Fatiyya sebagai peserta nomer Sembilan dan sepuluh memilih lagu Otot Jobang wetan setelah seorang peserta sebelum mereka juga menyanyikan lagu yang sama.

“Lagu enak dan gampang dihafalin soalnya, iramanya juga seru. Palgi liriknya kan keseharian jadi kerasanya tu deket ama kita. Pokoknya jadi gampang dihafalin gitu lagunya,” kata Sasa, usai membawakan lagu Bendrong Lesung dan Otot Jombang Wetan.

Lagu Bendrong lesung sendiri di Ciptakan Oleh Heni Anita Susila dan dinyanyikan oleh Nita Suhartanti. Dalam perkembangannya hingga sekarang, Bendrong Lesung telah diaransemen dengan berbagai musik dan irama oleh banyak orang. Beberapa juga mengkreasikannya menjadi sebuah tarian yang diberi nama yang sama dengan judul lagunya yakni Tari Bendrong Lesung.

Sedangkan Otot Jombang Weta diciptakan pertama kali oleh Dra. Munawarroh, MM. yang pada periode 2015 sempat menjabat sebagai Kepala Sekolah SMPN 2 Cilegon. Lagu ini kemudian popular saat dinyanyikan secara grup vocal oleh Sella, Delma, Tyas dan Tari.

Lamun ning Cilegon aje kelalen/ Mampir dipit ning desa Jombang Wetan/ Mangan ketan, mangan Otot sambel abang/ Subuh-subuh wong jajan seseliweran

Memperlombakan lagu-lagu daerah menurut Plh Sekertaris Daerah Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati adalah sebagai salah satu upaya untuk mempertahankan eksistenti budaya, bahasa dan sejarah daerah tertentu. Hal itu ia sampaikan saat membuka festival anak sekaligus pembukaan bagi kegiatan Pesta Rakyat atau Gembrung Budaya Kota Cilegon.

“Cara menjaga eksistensi budaya melalui Tradisi lisan dapat kita temui dalam nyanyian daerah, dongen rakyat dan juga permainan tradisional, sedangkan tradisi non lisan dapat kita temui dari bangunan cagar budaya hingga barang-barang warisan leluhur,” tuturnya.

Dalam acara Gembrung Wisata ini, selain lomba Solo Vocal dan lomba Cipta Lagu Daerah, ada juga Loma Design Motif Batik, Lomba Busana Khas Kota Cilegon, dan Pementasan Kesenian Kota Cilegon. Kesenian tersebut bisa berupa debus, drama, ataupun Kabaret.

*Baca artikel lain Imam B. Carito atau berita lain tentang Kementerian BUMN atau tentang Pelabuhan Merak.

You might also like
Comments
Loading...