Aspirasi Rakyat dan Terpercaya

Tips Lari untuk Penderita Rematik

75

Satubanten.com – Nyeri di sendi akibat rematik bisa memburuk setiap kali Anda bergerak, sehingga Anda mungkin memutuskan untuk absen berlari.

Tetapi kenyataannya, Arthritis Foundation menganjurkan para penderita arthritis untuk memiliki rencana lari yang tepat dan menaatinya karena lari diketahui justru bisa bermanfaat bagi persendian Anda. Berikut tips lari untuk penderita rematik.

1. Pilih jalur yang lembut

Tips lari untuk penderita rematik yang pertma adalah menghindari berlari di permukaan beton atau aspal. Telapak kaki Anda harus menyentuh permukaan yang lunak seperti rumput, tanah, atau jalan setapak. Permukaan beton hampir 10 kali lebih keras daripada aspal, jadi menjejakkan kaki di atasnya kemungkinan bukanlah ide yang bagus. Dampaknya pada lutut atau sendi akan memperburuk nyeri dengan mudahnya, sehingga merusak lari pagi Anda di hari Minggu yang indah.

2. Melakukan peregangan

Peregangan sebagai pemanasan akan sangat membantu, baik bagi penderita arthritis maupun yang bukan. Peregangan membantu tubuh siap untuk berlari dengan mengaktifkan dan memanaskan otot, serta melancarkan aliran darah. Mandi berendam air panas sebelum lari juga baik, terutama jika cuaca sedang sedikit lebih dingin — Anda tahu bagaimana udara dingin dan rematik tidak cocok satu sama lainnya.

3. Kombinasikan dengan latihan kekuatan

Mengombinasikan rutinitas lari setiap hari dengan latihan kekuatan di gym akan bermanfaat bagi otot dan persendian. Kekuatan otot perlu dilatih untuk beradaptasi pada intensitas lari yang semakin meningkat. Sendi Anda kemungkinan tidak bisa mengatasi sesi lari yang banyak jika tidak dilatih untuk menjadi siap terlebih dahulu. Jadi, bergantian antara olahraga lari dan gym tidak hanya memperkuat otot inti tetapi juga mengurangi nyeri sendi Anda dari waktu ke waktu.

4. Jangan memaksakan diri

Hindari usaha untuk mempertahankan kecepatan yang Anda inginkan. Dengarkanlah tubuh Anda, dan jika Anda merasa tidak sehat, jangan paksakan diri. Memaksakan diri terlalu jauh hanya akan membuat diri berisiko pulih untuk waktu yang lama. Ini juga akan mempertinggi risiko peradangan otot dan sendi.

Anda bisa menjalankan tes kecil untuk melihat apakah Anda memaksakan diri atau tidak. Jika Anda bisa terus bercakap-cakap tanpa terengah-engah, maka Anda lari dengan seharusnya. Jika Anda terengah-engah dalam menyusun kalimat, itu berarti Anda kekurangan oksigen, sehingga Anda mungkin harus sedikit melambat dan beristirahat.

5. Jangan cepat menyerah

Buat diri Anda berkomitmen untuk lari meskipun itu sangat sulit. Akan ada masa-masa dimana Anda hanya ingin berhenti dan pulang dengan taksi. Namun, menyerah hanya akan memperburuk situasi. Buat jadwal yang bisa Anda ikuti, dan mungkin teman untuk membuat Anda termotivasi. Cobalah untuk mematuhi satu program lari yang tepat dan membuat peningkatan jika perlu. Kesehatan sendi Anda bergantung pada cara Anda menggunakan sendi, jadi berolahragalah dengan bijak. (sbs028)

You might also like
Comments
Loading...